Ilmuwan Menciptakan Anjing yang Bisa Menyala di Kegelapan, Apa Manfaatnya?



Naviri Magazine - Ilmuwan Korea Selatan mengaku berhasil menciptakan anjing yang bisa menyala dalam gelap, menggunakan teknik kloning. 

Tim riset dari Seoul National University (SNU) mengaku memodifikasi beagle betina bernama Tegon. Tegon ternyata mampu menyala hijau di bawah cahaya ultraviolet ketika diberi antibiotic doxycycline.

Peneliti yang melakukan pengujian selama dua tahun ini mengatakan, kemampuan menyala itu bisa dimatikan dan dinyalakan melalui penambahan obat pada makanan anjing.

“Kreasi ini membuka wawasan baru. Gen yang disuntikkan agar anjing menyala bisa digantikan gen pemicu penyakit fatal manusia,” ujar kepala peneliti Lee Byeong-chun.

Anjing ini diciptakan menggunakan teknologi transfer sel nuklir somatik. Teknologi tersebut digunakan tim ini saat membuat anjing kloning pertama, Snuppy, pada 2005 silam. Ilmuwan mengatakan, seperti ditulis HuffPost, 268 penyakit manusia dan anjing memiliki kemiripan.

Teknik kloning ini diyakini bisa digunakan membantu mencari obat untuk penyakit manusia, termasuk alzheimer dan parkinson.

Related

Science 9023602238962327616

Recent

item