Ini 10 Cara ‘Cuci Otak’ yang Biasa Digunakan untuk Memanipulasi Pikiran Orang (Bagian 2)


Naviri Magazine - Uraian ini adalah lanjutan uraian sebelumnya (Ini 10 Cara ‘Cuci Otak’ yang Biasa Digunakan untuk Memanipulasi Pikiran Orang - Bagian 1). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik, sebaiknya bacalah uraian sebelumnya terlebih dulu.

Meta Komunikasi

Meta komunikasi adalah cara mencuci otak dengan cara menyelipkan atau memasukkan kata-kata atau kalimat dalam suatu ucapan. Kalimat tersembunyi yang diucapkan akan terus menerus diulang. Biasanya kalimat tersembunyi ini dapat ditemukan dalam sebuah lagu.

Kalimat tersembunyi yang terus menerus diulang dapat membuat orang merasa bingung. Di saat bingung itulah, kata atau kalimat tersembunyi itu akan mulai bekerja merasuki otak manusia dan mempengaruhinya. 

Love Bombing

Tidak ada hal lain yang bisa mengalahkan cinta dan kasih sayang dari keluarga. Karena faktor keluarga itulah ada beberapa orang yang memanfaatkan cinta dan kasih sayang dari keluarga untuk melakukan cuci otak. Cara mencuci otak dengan memanfaatkan cinta dan kasih sayang keluarga inilah yang dimaksud dengan Love Bombing.

Dalam suatu kelompok penggemar yang sama, menyambut anggota baru adalah hal yang wajib dilakukan. Dalam kelompok tersebut, anggota baru akan diperlakukan layaknya keluarga sendiri, diberi cinta, rasa sayang, dan persahabatan yang tinggi. 

Di dalam kelompok ini juga anggota baru akan diajar apa yang buruk dan apa yang bagus. Biasanya yang bertentangan dengan pendirian kelompok akan dianggap sebagai pendapat yang salah. Di saat itulah anggota baru tersebut telah dicuci otaknya.

Memberikan Stereotype dan Mengulangnya Terus Menerus

Memberikan sugesti atau stereotype pada orang terus menerus bisa menjadi cara efektif untuk mencuci otak seseorang. Bagi yang memiliki pikiran lemah dan mudah dipengaruhi, cara ini merupakan cara yang efektif. Hanya saja memang dibutuhkan waktu dan kesabaran lebih untuk melakukannya, karena kekuatan pikiran orang yang berbeda-beda.

Di masa sekarang, banyak remaja atau anak muda dijadikan bahan cuci otak untuk dijadikan teroris. Hal ini terjadi pada mereka yang memiliki pikiran tak cukup kuat untuk bisa melawan sugesti atau stereotype yang diberikan. 

Siksaan Fisik dan Mental

Siksaan fisik adalah cara yang ampuh dan sering digunakan orang-orang yang ingin membentuk "boneka" suruhan yang bisa diberi perintah. Orang yang menjadi target akan ditangkap, diikat, dan disiksa fisik serta mentalnya, sampai mereka lelah dan mental mereka jatuh. Di saat kondisi itulah, si korban akan mulai dicuci otaknya.

Serangkaian siksaan fisik dan mental yang sangat berat dilakukan sampai korban benar-benar melakukan apa yang diperintah. Cara ini merupakan cara mencuci otak yang sangat kejam, karena bukan hanya mental yang diserang tapi juga fisik.

Hipnotis

Hipnotis adalah cara yang ampuh dan juga populer dalam hal mencuci otak. Kita sudah sering menyaksikan acara-acara di televisi yang menamppilkan para ahli menghinoptis orang untuk melakukan hal yang diinginkan oleh si penghipnotis. Entah itu sungguhan atau tidak, tapi memang hipnotis dipercaya oleh banyak orang sebagai cara ampuh dalam menghapus ingatan seseorang.

Di dunia kesehatan, hipnotis biasanya digunakan sebagai metode terapi untuk menghilangkan kebiasaan buruk seseorang, atau menghapus kenangan buruk di masa lalu. Di tangan yang salah, kemampuan hipnotis bisa digunakan untuk menciptakan ancaman bagi sosial bahkan negara, yakni teroris.

Related

Science 1555493847056658688

Recent

item