Ini 10 Fakta Menarik dan Menakjubkan Tentang Antimateri yang Perlu Kita Tahu (Bagian 2)


Naviri Magazine - Uraian ini adalah lanjutan uraian sebelumnya (Ini 10 Fakta Menarik dan Menakjubkan Tentang Antimateri yang Perlu Kita Tahu - Bagian 1). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik, sebaiknya bacalah uraian sebelumnya terlebih dulu.

Pisang dapat Menghasilkan Antimateri

Pisang adalah buah yang sangat menyehatkan bagi tubuh. Dalam sebuah pisang, terkandung berbagai macam vitamin yang berguna untuk tubuh serat, gula, protein, potasium, karbohidrat, mineral, vitamin C, B6, kalium, magnesium, dan mangan. Siapa sangka buah ini ternyata bisa menghasilkan antimateri.

Ya, selain berguna untuk tubuh, ternyata buah pisang bisa digunakan untuk menghasilkan antimateri. Pisang diperkirakan bisa menghasilkan 1 positron hampir setiap 75 menit. Jadi, memakan buah pisang itu berbahaya? Tidak demikian. Buah pisang masih tetap aman untuk dikonsumi. Jadi kalian tidak perlu takut akan terjadi ledakan di dalam perut kalian.

Pernah Terjadi Ledakan Antimateri Pada 2009

Apa kalian masih ingat penjelasan di atas yang mengatakan apabila antimateri dan materi bertemu, maka akan terjadi ledakan energi yang sangat besar? Ya, ledakan energi besar tersebut pernah terjadi pada tahun 2009.

Di penghujung tahun 2009, sebuah bintang raksasa yang ukurannya 200 kali lebih besar dari matahari lenyap akibat sonar gamma yang dihasilkan oleh antimateri. Ledakan tersebut dapat terlihat dengan jelas selama berbulan-bulan akibat awan radioaktif yang nampak di luar angkasa berukuran sangat besar.

Antimateri Ditemukan oleh Paul Dirac

Albert Einstein merupakan ilmuwan terkenal yang menemukan rumus energi E=mc2. Pada tahun 1928, seorang ahli fisika Inggris bernama Paul A.M. Dirac merevisi persamaan yang telah dibuat Einstein tersebut menjadi E= +/-mc2. Tentu saja apa yang dilakukan oleh Paul Dirac ini membuat heboh dunia.

Menurut Dirac, sebuah massa tidak hanya memiliki nilai positif saja tapi juga bisa bernilai negatif. Hal tersebut diungkapkan Dirac setelah dirinya melakukan berbagai percobaan menggunakan posiitron dimana positron memiliki massa yang sama dengan elektron hanya saja berbeda lambang. 

Jika elektron memiliki nilai negatif, maka positron memiliki nilai positif. Dari persamaan itulah Dirac menegaskan adanya keberadaan antimateri.

Matahari Dapat Menghasilkan Antimateri Setiap Hari

Matahari adalah pusat tata surya kita. Tanpa adanya matahari, mungkin tidak akan ada kehidupan di bumi. Di matahari kadang bisa terjadi ledakan radiasi yang cukup intens. Ledakan radiasi tersebut berasal dari pelepasan energi magnetik yang berhubungan dengan sunspot. Ledakan radiasi tersebut dinamakan solar flare.

Solar flare bisa terjadi dan bertahan dalam hitungan menut atau bahkan jam. Ada fakta menarik lain dibalik matahari ini. Ternyata matahari juga mampu menghasilkan antimateri setiap harinya. 

Bagaimana caranya? Dari solar flare itulah maka antimateri juga tercipta. Tentu saja antimateri yang dihasilkan juga dalam jumlah yang cukup besar. Diperkirakan antimateri tersebut cukup memenuhi kebutuhan energi di Amerika Serikat selama 2 hari.

NASA Mencoba Memanfaatkan Antimateri

Kita tahu bahwa antimateri memiliki energi yang sangat besar. Tidak heran kenapa para ilmuwan berusaha memanfaatkan antimateri sebagai sumber tenaga. Tentu saja para ilmuwan berusaha keras untuk bisa memanfaatkan antimateri sebagai sumber tenaga melalui berbagai macam percobaan. Jika sudah berhasil, maka barulah para ilmuwan akan memberi tahu bagaimana caranya mengolah antimateri tersebut.

NASA yang merupakan kependekan dari National Aeronautics and Space Administration adalah lembaga pemerintah milik Amerika Serikat yang bertanggung jawab atas program luar angkasa Amerika Serikat dan penelitian umum luar angkasa jangka panjang. 

NASA tengah bekerja keras untuk memecahkan bagaimana caranya memanfaatkan antimateri. Tenaga yang dihasilkan oleh antimateri sedang diujicoba untuk bisa menjadi tenaga penggerak pesawat luar angkasa. Jika berhasil, pesawat luar angkasa yang ditenagai antimateri bisa mengantarkan astronot menuju planet Mars hanya dalam waktu 180 hari.

Related

Science 5027546110777234038

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item