Ini 10 Game Tersadis yang Dilarang Beredar di Berbagai Negara (Bagian 2)


Naviri Magazine - Uraian ini adalah lanjutan uraian sebelumnya (Ini 10 Game Tersadis yang Dilarang Beredar di Berbagai Negara - Bagian 1). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik, sebaiknya bacalah uraian sebelumnya terlebih dulu.

God of War 2

Di Saudi Arabia, negara tersebut memiliki peraturan yang sangat ketat mengenai game-game yang mengandung kekerasan. Semua game yang mengandung konten kekerasa dipastikan tidak akan bisa beredar disana. Meskipun akhirnya ada beberapa game yang ternyata berhasil dijual secara diam-diam, salah satunya adalah game God of War 2. 

Menurut pemerintah Saudi Arabia, game God of War 2 ini banyak mengandung konten seksual yang tidak layak untuk ditampilkan. Oleh karena itu game ini dilarang untuk diperjual belikan di Saudi Arabia. Namun jika orang-orang tahu dimana tempat untuk membelinya, memainkan game ini bukanlah menjadi masalah lagi.

Grand Theft Auto: San Andreas

Siapa orang yang tidak mengenal game seru Grand Theft Auto. Telah merilis banyak seri, namun hanya seri San Andreas lah yang terbilang cukup sukses dijual di pasaran. Sama seperti game Postal 2, San Andreas menawarkan fitu kekerasan menarik yang disukai oleh banyak orang. Di game inilah kita bisa memukul orang, merampok bank, mencuri kendaraan dan masih banyak lain aksi kriminal yang bisa dilakukan.

Selain menyajikan kekerasan, ternyata game ini juga memiliki konten dewasa yang tidak boleh anak kecil lihat. Meskipun isinya penuh dengan kekerasan dan adegan vulgar, San Andreas tidak sepenuhnya dilarang peredarannya. Hanya saja penjualan game ini mulai diperketat. Bahkan di Amerika sendiri yang merupakan negara bebas, San Andreas tidak boleh dijual kepada anak-anak.

RapeLay

Banyak game yang dilarang peredarannya dikarenakan negara yang bersangkutan memiliki peraturan ketat akan genre game yang boleh beredar dan mana yang tidak. Tidak terkecuali game bernama RapeLay ini. Terkenal akan kebudayaannya yang unik, ternyata perusahaan Japanese Studio Illusion merilis sebuah game kontroversi pada tahun 2006 bernama RapeLay.

Rapelay adalah sebuah game dimana pemainnya berperan sebagai monster. Beberapa negara yang melarang keras game ini dijual adalah Argentina, Indonesia, and New Zealand. Sedikit berbeda di Amerika masih memperbolehkan game ini dijual, hanya saja diberi label AO (untuk dewasa).

Manhunt 2 

Manhunt 2 merupakan game yang mencampur unsur kekerasan, aksi, dan juga psikologi. Jika membicarakan game gore (gambaran realistik tentang luka fisik disertai efek darah), game Manhunt 2 ini merupakan game yang paling kejam dan sadis yang pernah dibuat. Tidak jauh berbeda dengan seri Manhunt lainnya yang juga selalu menyajikan unsur kekerasan yang "Wow!"

Berkat banyaknya unsur kekerasan yang terkandung dalam game itu, Manhunt 2 sukses membuat banyak negara memprotes keras bagi siapapun yang memainkan game ini. Jerman, Irlandia, Itali, Malaysia, Selandia Baru, Australia, Korea Selatan, dan Inggris hanyalah beberpa negara yang diketahui melarang keras game ini beredar di negaranya.

Mortal Kombat X

Tidak ada game sadis yang bisa mengalahkan Mortal Kombat X ini. Saking sadisnya, game ini berhasil dilarang peredarannya di sejumlah negara seperti Malaysia, Korea Selatan, Australia, dan Cina. Game bergenre fighting ini menampilkan gambar yang benar sadis dimana organ tubuh manusia tampak seperti benar-benar nyata. 

Meskipun tergolong game sadis dan juga sangat sadis, namun grafik yang ditampilkan oleh game ini sangatlah detail dan bagus. Game yang dikembangkan oleh NetherRealm Studios ini dirilis dalam Play Station 4 dan juba Xbox 1. 

Related

Entertaintment 498493499523585987

Recent

item