Ini 10 Kawah dengan Pemandangan Paling Mengesankan di Dunia (Bagian 1)


Naviri Magazine - Awal mula terbentuknya kawah bisa karena bekas letusan gunung berapi, atau bisa juga karena hantaman benda luar angkasa seperti meteor, asteroid, atau komet. Terbentuknya kawah bisa memakan waktu ratusan hingga jutaan tahun. Dan hasilnya benar-benar mengesankan. Seperti sepuluh kawah berikut ini.

Kawah Kelimutu, Indonesia

Indonesia patut berbangga karena salah satu kawahnya dianggap banyak orang sebagai salah satu kawah yang memiliki pemandangan terindah di dunia. Kawah yang telah berubah jadi danau ini bermula dari kawah gunung Kelimutu. Kawah Kelimutu berada di dekat kota kecil di Pulau Flores yaitu Moni.

Danau Kelimutu bisa terkenal bukan karena tak ada maksud. Kawah Kelimutu memiliki 3 buah danau dimana ketiga danau tersebut memiliki warna yang berbeda. Tiwu Ata Mbupu memiliki warna biru, Tiwu Nuwa Muri Koo Fai berwarna hijau, dan Tiwu Ata Polo berwarna merah. Karena memiliki 3 warna yang berbeda itulah Danau Kelimutu sering disebut juga dengan Danau 3 Warna.

Gosses Bluff, Australia

Australia dikenal sebagai benua yang cantik namun mematikan. Australia dijuluki sebagai benua mematikan karena di benua ini berisikan banyak hal yang dianggap mampu membunuh manusia. Jangan sampai kalian takut dengan ungkapan tersebut ya, karena jika kalian tidak pernah mengunjungi Australi, kalian pasti akan sangat menyesal.

Australia memiliki sebuah kawah besar nan indah bernama Gosses Bluff. Berada tepat di tengaj benua Australia, kawah Gosses Bluff terbentuk akibat hantaman asteroid besar kira-kira 142 juta tahun yang lalu. Diduga bahwa hantaman asteroid itulah yang menyebabkan banyaknya dinosaurus punah saat itu.

Kawah Kaali, Estonia

Kawah Kaali mungkin bisa dibilang merupakan kawah yang muda karena terbentuk sekitar 4 sampai 7.000 tahun yang lalu. Kawah besar tersebut ditemukan oleh seorang ahli geologi bernama Ivan Reinvald. Reinvald pertama kali dikirim untuk mengamati kehidupan alam di Estonia pada tahun 1927.

Para peneliti masih berusaha mencari tahu bagaimana kawah Kaali ini terbentuk. Apakah karena aktivitas vulkanik atau karena adanya sinkhole. Intinya adalah, saat ini kawah Kaali dianggap sebagai salah satu landmark mengagumkan yang ada di Estonia. Meski bebas dikunjungi, ada area di kawah Kaali yang mendapat proteksi khusus.

Kawah Amguid, Algeria

Kawah Amguid menjadi teman dari kawah Kaali karena keduanya tergolong kawah muda. Jika Kaali terbentuk sekitar 4.000 sampai 7.000 tahun yang lalu, Amguid terbentuk kurang dari 100.000 tahun yang lalu. Terletak di Barat Daya Algeria. Tentu saja kawah ini juga memiliki pemandangan yang tak kalah mengagumkan dengan kawah lainnya.

Kawah Amguid memiliki bentuk lingkaran dengan diameter yang mencapai  setengah kilometer. Kedalaman kawah Amguid mencapai 65 meter. Kawah Amguid pertama kali ditemukan oleh orang Eropa bernama pada tahun 1948. Barulah kawah tersebut diteliti oleh Jean Philippe Lefranc pada tahun 1969.

Kawah Wolfe Creek, Australia

Di daftar kawah dengan pemandangan mengagumkan berikutnya adalah kawah Wolfe Creek. Sama denagn kawah Gosses Bluff, Wolfe Creek juga berlokasi di Australia. Kawah Wolfe Creek terbentuk berkat hantaman meteorit seberat 50.000 ton yang jatuh menimpa Australia sekitar 300.000 tahun yang lalu.

Ketika dihantaman meteor raksasa, kedalaman yang tercipta sekitar 120 meter. Dengan berjalannya waktu dan banyaknya pasir yang menutupi, kedalaman Wolfe Creek kini cuma sekitar 60 meter saja. Bagi kalian yang suka mengoleksi batuan angkasa, Wolfe Creek adalah tempat yang cocok.

Baca lanjutannya: Ini 10 Kawah dengan Pemandangan Paling Mengesankan di Dunia (Bagian 2)

Related

Traveling 6001398102969694600

Recent

item