Ini 5 Hal yang Masih Jadi Pertanyaan Besar di Dunia Sains dan Belum Terjawab


Naviri Magazine - Ilmu pengetahuan atau sains terus berkembang dari waktu ke waktu. Bersama perkembangan ilmu pengetahuan, kita pun jadi mengetahui banyak hal yang sebelumnya tidak diketahui, baik yang ada di bumi maupun yang ada di luar bumi.

Meski begitu, bukan berarti semua hal telah tuntas terjawab oleh sains. Masih banyak fenomena yang sampai sekarang dianggap misterius, dan sains belum bisa menjawabnya secara tuntas. Lima hal berikut ini di antaranya.

Stigmata Padre Pio

Pada tahun 1918, seorang pastor muda yang sedang berlutut mendapati darah mengucur di tangan, samping tubuh, dan kakinya. Sebagian orang yakin luka yang ia derita adalah stigmata—tanda ia tersentuh penderitaan Yesus di atas kayu salib. Sementara, beberapa lainnya beranggapan, ia melukai dirinya sendiri.

Meski dipermalukan dengan kontroversi itu, Padre Pio memutuskan meneruskan pekerjaannya, hingga ia mendapat reputasi sebagai penyembuh. Ia ditahbiskan menjadi Santo pada 2002. Saat upacara kanonisasinya di Vatikan, 300 ribu orang rela menerjang cuaca menyengat dan hadir untuk menghormatinya.

Fenomena susu ajaib Hindu

Pada 21 September 1995, seorang peziarah kuil New Delhi memberikan sesendok susu ke patung Ganesha, dewa berkepala gajah. Yang mengherankan, Sang Ganesha seakan menghisap susu itu.

Para ilmuwan berpendapat bahwa daya kapiler menyebabkan susu menyebar ke permukaan patung. Namun, dalam beberapa jam kemudian, sejumlah kuil Hindu dari Bangladesh hingga Kanada melaporkan hal serupa: bahwa dewa telah meminum susu persembahan mereka.

Bagaimana asal-usul alam semesta

Dalam 80 tahun terakhir, para ilmuwan berbaris di belakang Teori Big Bang yang muncul setelah Edwin Hubble pada 1929 menemukan miliaran galaksi di alam semesta tidak menetap di tempatnya, melainkan bergerak menjauh satu sama lain.

Belakangan, ilmuwan Stephen Hawking mengeluarkan teori kontroversial, bahwa Tuhan tidak ada hubungannya dengan penciptaan alam semesta. Kata dia, karena ada hukum seperti gravitasi, alam semesta bisa dan akan mencipta dirinya sendiri. Dan, hingga kini, tak satupun dari kita bisa memastikan bagaimana alam semesta tercipta.

Benarkah alien ada?

Pernyataan bahwa hanya penganut teori konspirasi yang percaya ada mahluk luar angkasa (ET) tidak sepenuhnya benar. Demikian pendapat Frank Wilczek, fisikawan pemenang Nobel di MIT.

Merujuk pada penemuan planet ekstrasolar, di luar tata surya kita yang serupa dengan Bumi, ia berpendapat, “Jika harus menebak, aku akan mengatakan ada ribuan, mungkin jutaan, mungkin milyaran, planet di galaksi dengan beberapa bentuk kehidupan, dan mungkin ratusan atau ribuan yang memiliki makhluk cerdas seperti Bumi.”

Berapa jumlah spesies di Bumi

Mungkin ada tiga juta, atau mungkin ada 100 juta. Para ilmuwan sepakat, jumlahnya lebih banyak dari angka 1,9 juta spesies Bumi yang sudah punya nama (sepertiga dari semua spesies di Bumi mungkin adalah kumbang tropis).

Salah satu alasan mengapa kita belum bisa mendapatkan hitungan akurat adalah bahwa sebagian besar dari makhluk di dunia amat sangat kecil. Dengan teknologi baru, seperti sekuensing DNA, akan memudahkan kita menemukan harta karun keanekaragaman planet kita. 

Related

Science 5070563688016051221

Recent

item