Inilah 10 Burung Predator Paling Berbahaya di Udara (Bagian 2)


Naviri Magazine - Uraian ini adalah lanjutan uraian sebelumnya (Inilah 10 Burung Predator Paling Berbahaya di Udara - Bagian 1). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik, sebaiknya bacalah uraian sebelumnya terlebih dulu.

Bearded Vulture

Dilihat dari fotonya saja sudah menunjukkan bahwa elang ini bukan elang sembarangan. Bearded Vulture atau yang dikenal juga dengan nama Lammergeyer ini merupakan seekor predator tangguh di angkasa. Bahkan sejumlah orang menganggap elang ini layaknya raptor bersayap. Berat burung ini bisa mencapai 8 kg dengan bentang sayap lebih dari 3 meter. 

Banyak ditemukan di wilayah Eropa, Asia, dan Afrika, burung elang ini termasuk burung "pemulung" yang makan dari bangkai hewan yang telah mati. Dalam beberapa kasus pernah juga terlihat elang ini menyerang hewan lain dan menjatuhkannya dari tebing yang tinggi.

Philippine Eagle

Ketangguhan burung elang ini sampai membuatnya menjadi simbol nasional oleh negara Filipina. Dengan berat 7 kg dan total lebar sayap 2 meter, Philippine Eagle sudah terlatih untuk berburu di dalam hutan yang padat. Predator bersayap ini terkenal sering memangsa hewan seperti monyet, kelelawar, lemur, babi, dan anjing.

Di Filipina, elang ini termasuk hewan yang dilindungi oleh negara. Membunuh Philippine Eagle dapat dijatuhi hukuman 12 tahun penjara. Di dunia, elang ini juga termasuk dalam daftar hewan yang terancam kepunahan. Hanya sekitar 200-400 elang yang dapat ditemukan di alam liar.

Lappet Faced Vulture

Burung besar ini memiliki panjang sayap yang mencapai 3 meter dan berat 14 kg, menjadikannya sebagai predator berbahaya yang berkeliaran di angkasa. Banyak ditemukan di Savanah Afrika dan Arab, Lappet Faced Vulture dikenal suka berburu rusa, antelop, dan flamingo. Burung ini juga terkenal suka mencuri telur dan anak burung yang lebih kecil. 

Bisa dibilang bahwa burung ini termasuk burung yang sangat agresis. Lappet Faced Vulture tidak akan memilih-milih, hewan apapun yang mengganggu makanannya akan diserang. 

Steller's Sea Eagle

Memiliki lebar sayap 2,5 meter dan berat 9 kg, Steller's Sea Eagle adalah elang predator yang banyak ditemukan terbang di langit Rusia dan Jepang. Menu utamanya adalah ikan, tapi jika bosan, elang ini akan memangsa burung lain bahkan anak anjing laut. Sayangnya populasi Steller's Eagle saat sudah terancam akibat polusi yang disebabkan oleh manusia.

Elang ini juga merupakan burung yang suka memakan bangkai hewan. Burung elang terberat ini akan memakan bangkai hewan apapun yang bisa ia temukan.

Eurasian Eagle Owl

Eurasian Eagle Owl banyak ditemukan di pegunungan dan di dalam hutan di wilayah Eropa dan juga Asia. Burung ini memiliki berat badan 4,2 kg dan bentang sayap sejauh 2 meter. burung hantu ini menjadi burung hantu predator paling tangguh dan berbahaya diantara burung hantu yang lain.

Menu utama makanan burung hantu ini adalah rubah, kelinci, dan rusa kecil. Eurasioan Eagle Owl juga tidak ragu untuk memangsa sejumlah jenis elang. 

African Crown Eagle

Inilah predator bersayap paling tangguh yang berkeliaran dia angkasa luas, African Crown Eagle. Banyak ditemukan di hutan hujan Afrika. burung ini memiliki tinggi 90 cm, total panjang sayap 2 m. Ketangguhan elang ini tidak dapat diragukan lagi karena elang ini sanggup memburu hewan yang jauh lebih berat darinya yakni 35 kg.

Elang ini adalah mesin pembunuh yang sempurna di langit. Senjata utama elang ini adalah cakarnya yang panjang dan tajam. Cakarnya tersebut bahkan sanggup menghancurkan tulang tengkorang monyet.

Related

Science 6480735793589716987

Recent

item