Prudential Tanggapi Keluhan Wanda Hamidah yang Merasa Ditipu


Naviri Magazine - Chief Marketing and Communications Officer Prudential Indonesia Luskito Hambali menanggapi keluhan aktris senior Wanda Hamidah soal polis produk asuransi kesehatan Prudential Indonesia.

"Sehubungan dengan salah satu post di media sosial pada tanggal 10 Oktober 2021 mengenai keluhan seorang nasabah Prudential Indonesia, perlu kami sampaikan bahwa kami telah menghubungi beliau di hari yang sama yaitu 10 Oktober 2021 untuk memberikan penjelasan dan jawaban atas keluhan tentang klaim rawat inap dan manfaat pembedahan atas polis yang dimiliki beliau," ujarnya.

Sebelumnya, Wanda Hamidah merasa ditipu cara pemasaran produk asuransi kesehatan besutan PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia).

"Kehilangan uang yang ditabung dengan susah payah sedih. Tapi jauh lebih sedih lihat anak sakit, engga bisa dioperasi, @id_prudentiali," tulisnya dalam unggahan sosial media resminya di Instagram.

Dalam unggahan lanjutan, Wanda mengaku sempat diserang oleh agen dan beberapa pihak, yang menyarankan jangan langsung menyalahkan perusahaan asuransi karena bisa jadi kebetulan korban mendapat agen yang nakal. 

"Lah yang rekrut agen siapa? Kontrak/perjanjian kan perusahaan yang bikin, ya masa agen? Jago banget agen bikin kontrak njelimet gitu," tulisnya.

Kejadian ini diawali dari Wanda beserta 4 anaknya, sudah sejak 2009 menjadi pemegang polis produk asuransi kesehatan Prudential Indonesia. Awalnya dengan premi Rp 500 ribu per bulan, dan sempat naik pada 2020 karena upgrade ke Rp 750 ribu dan Rp 1 juta lebih.

Wanda sudah hampir 12 tahun menggunakan produk proteksi ini tidak pernah sekalipun dipakai klaim. "Sampai Minggu lalu anak saya yang atlet basket harus operasi lutut karena 2 tahun ini cidera dan tidak boleh berolahraga [untuk seorang atlet, ini adalah pukulan yang berat]. Sampai dokter menyatakan untuk segera pulih harus dioperasi," katanya dalam unggahan di Instagram.

Wanda percaya diri dan aman karena sudah memiliki produk asuransi yang sejak 2009 sudah susah payah untuk terus diupayakan demi kesehatan anak-anak. Bahkan, kadang telat bayar sekolah karena mendahulukan kesehatan anak-anak, karena sebagai orang tua tunggal yang pasti khawatir apabila ada hal-hal yang berhubungan dengan nyawa atau kesehatan anak.

"Anyway, operasi anak saya diperkirakan memakan biaya kurang lebih Rp 50-60 juta. Anda tau berapa yang mau dicover Prudential? Rp 10 juta saja saudara-saudara. Kalau 10 aja yang dicover ga perlu asuransi deh. huhuhu. Gw ngerasa di scam! Ditipu abis-abisan. Sedih dan sakit hati bercampur menjadi satu sama asuransi @id_prudential. Apa semua asuransi gini? Manis pas ditawarinnya aja, ya. I feel like closing down all my insurance," katanya.

Luskito menegaskan Prudential Indonesia senantiasa melaksanakan komitmennya untuk selalu mendengarkan nasabah, serta berupaya semaksimal mungkin untuk menyelesaikan keluhan yang disampaikan secara langsung, baik melalui Customer Care Centre di kantor Prudential Indonesia, customer line di nomor telepon 1500085, ataupun email di customer.idn@prudential.co.id.

"Dapat kami pastikan, besaran biaya yang di-cover dari manfaat klaim rawat inap dan manfaat pembedahan diberikan sesuai dengan plan yang dimiliki nasabah dan ketentuan polis," katanya.

Prudential Indonesia sampai saat ini melindungi lebih dari 2,6 juta tertanggung. Pembayaran klaim dan manfaat polis asuransi yang telah dilakukan Prudential Indonesia mencapai Rp 8,1 triliun selama bulan Januari sampai dengan bulan Juni 2021. 

"Komitmen ini sejalan dengan upaya Prudential Indonesia, untuk dapat berperan aktif dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera melalui produk-produk asuransi yang ditawarkan serta beragam inisiatif yang dihadirkan," katanya.

Related

News 3323956370891466778

Recent

item