Zoom Face, Fenomena yang Bikin Kamu Makin Peduli Wajah dan Penampilan


Naviri Magazine - Pandemi mengubah cara pandang kita akan kesehatan wajah. Sebelum pandemi, banyak dari kita tidak terlalu memperhatikan perubahan yang terjadi di kulit wajah karena terlalu sibuk dengan kegiatan serta rutinitas harian. Akan tetapi saat ini, sebuah fenomena terkait orang-orang yang semakin peduli akan penampilan mereka muncul, dikarenakan banyak menghabiskan waktu di depan kamera.

Zoom face merupakan istilah baru yang muncul selama pandemi. Istilah ini merujuk ke sebuah fenomena ketika seseorang lebih banyak menghabiskan waktu di depan kamera untuk melakukan panggilan tatap muka, dan menjadikan mereka lebih peduli akan penampilan mereka ketika di depan kamera.

Setiap orang yang menghabiskan banyak waktunya di depan kamera akan mengalami zoom face, baik pria maupun wanita. Hal ini karena selama melakukan panggilan tatap muka menggunakan Zoom atau video calls, kita akan sadar dengan 'kekurangan' atau perubahan yang ada di wajah kita, yang mana ingin kita rawat agar bisa tampil lebih menarik dan 'aesthetic' di depan kamera.

Ketika mengalami zoom face, seseorang akan dengan mudah sadar tentang fitur-fitur yang ada di kulit wajah. Misalnya kerutan-kerutan halus pada bagian dahi, mata, bahkan di area bibir saat tersenyum. 

Selain itu, kita akan dengan mudah menyadari apabila kulit terasa tidak seperti biasanya, seperti kusam, berminyak, kering, berjerawat, dan berbagai macam kondisi kulit yang menjadikan kita kurang pede tampil di depan kamera.

Beberapa permasalahan wajah yang banyak dialami atau mungkin baru disadari karena efek zoom face, menyebabkan banyak orang ingin melakukan perawatan medis untuk mengembalikan proporsi kulit sehingga bisa terlihat lebih sehat dan terjaga. 

Selain melakukan tindakan medis, kita juga dapat merawat kulit kita selama di rumah dengan menggunakan produk-produk yang memiliki kandungan yang dapat membantu mengatasi permasalahan kulit wajah akibat zoom face.

Membersihkan Wajah untuk Menghindari Kulit Kusam

Setelah melakukan Zoom seharian, kita akan merasakan kulit terasa lebih kusam karena terpapar sinar biru (blue light) dalam waktu yang cukup lama, yang bisa menurunkan tingkat kepercayaan diri kita. 

Kulit kusam dapat diatasi dengan berbagai cara, salah satunya dengan menggunakan produk pembersih wajah yang tepat, sehingga wajah akan tetap terus bercahaya dan berseri selama Zoom atau video calls.

Pilih produk yang memiliki kandungan yang dapat melembapkan dapat membantu melembutkan dan melembapkan wajah. Sehingga wajah dapat terasa lebih bersih, lembut, dan bercahaya.

Setelah membersihkan wajah menggunakan pencuci wajah, ada baiknya menggunakan exfoliating toner yang mengandung BHA atau kandungan alami lainnya untuk mengangkat sisa-sisa kulit mati atau sebum yang masih tertinggal meskipun telah mencuci muka. 

Menggunakan Tabir Surya

Penggunaan tabir surya selama di luar ruangan maupun dalam ruangan juga penting untuk diperhatikan. Meskipun sedang tidak terkena sinar matahari sekalipun, sinar ultraviolet yang berasal dari matahari bisa tembus masuk ke dalam ruangan dan memberikan dapat buruk bagi kulit wajah. 

Sinar matahari memiliki efek yang buruk bagi kulit, terutama sinar ultraviolet yang dapat menyebabkan kanker kulit.

Penggunaan tabir surya harus disesuaikan dengan kebutuhan. Saat ini, ada banyak jenis tabir surya yang ada di pasaran, dengan kandungan SPF (Sun Protection Factor) yang berbeda. 

Related

Lifestyle 183035006435904442

Recent

item