Di Jepang, Ada Hotel Khusus untuk Orang-orang Mati


Naviri Magazine - Hotel Lastel di Yokohama, Jepang, bisa jadi hotel yang berbeda dengan umumnya hotel lain di dunia. Kalau hotel-hotel lain menerima tamu berupa manusia yang masih hidup yang ingin istirahat di kamar nyaman, Hotel Lastel justru menerima tamu berupa orang-orang mati atau jenazah.

Hotel Lastel memang dikhususkan untuk orang yang telah meninggal. Dari luar, hotel ini terlihat seperti hotel-hotel pada umumnya. Hotel ini dimiliki seorang pengusaha Yokohama bernama Hisayoshi Temura, yang sebelumnya sudah memiliki bisnis kuburan dan rumah duka. 

Jepang adalah sebuah negara dengan tingkat kematian cukup tinggi, sekira 1,6 juta jiwa per tahun. Sehingga bisnis yang berkaitan dengan kematian menjadi pasar menarik di sana. Hotel itu digunakan untuk 'menginap' jenazah-jenazah yang dimasukkan dalam peti mati, yang menunggu untuk dimasukkan ke krematorium. 

Mayat-mayat disimpan dalam peti mati pendingin dengan harga USD157 (sekira Rp1,4 juta), lalu didiamkan hingga sudah mendapatkan tempat di krematorium.  

Sistem penyimpanan mayat di hotel ini tidak main-main; canggih dan otomatis. Selama itu, keluarga jenazah dapat setiap hari melihat keluarga mereka yang disemayamkan. Hotel Lastel juga memiliki staf-staf yang siap membersihkan peti mati, menyediakan makanan bagi keluarga yang menjenguk, dan memberi bunga di setiap kamar.

Related

International 5282509853798621042

Recent

item