Resensi Film A Clockwork Orange, Kisah Penjahat yang Diburu Kejahatan


Naviri Magazine - Seorang remaja, bernama Alex, adalah sosok psikopat yang hanya mencintai dua hal dalam hidup, yakni kekerasan dan Beethoven. Penjahat kambuhan dan tak bermoral ini ditangkap oleh polisi dengan tuduhan pembunuhan dan pemerkosaan. Keinginannya untuk bebas lebih cepat mendorong Alex bertobat dan berubah, serta banyak melakukan hal-hal baik selama di penjara.

Setelah bebas dari jeruji tahanan, Alex hidup kembali ke tengah-tengah masyarakat. Sebagai orang yang baru saja menebus kesalahannya dengan berubah menjadi lebih baik, ternyata tidak membuat Alex bernasib baik. 

Sekelompok orang, yang dulu pernah menjadi korban Alex, melakukan aksi balas dendam kepada Alex. Bagaimanakah nasib Alex setelah bebas sebagai penjahat sekaligus psikopat yang terobsesi dengan kematian orang lain?

Sutradara legendaris, Stanley Kubrick, sepertinya ingin menyampaikan pesan bahwa tidak ada satu pun manusia yang bisa mengubah manusia lain, kecuali dirinya sendiri, lewat film ini. Hal tersebut bisa dilihat pada bagian kedua A Clockwork Orange, atau tepatnya saat eksperimen Ludovico Technique yang ditujukan kepada Alex.

Note: Eksperimen Ludovico Technique adalah eksperimen yang dapat mengubah seorang penjahat menjadi orang yang lebih baik.

Related

Film 9178037144045476477

Recent

item