Sri Mulyani Perkirakan Banyak Orang Kesepian pada 2045


Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani khawatir teknologi yang semakin canggih dapat mengurangi intensitas pertemuan manusia secara langsung. 

Teknologi seperti virtual reality (VR) yang berbentuk animasi tiga dimensi atau 3D diprediksi menjadi tren baru. Teknologi itu membuat pengguna merasa tergiring masuk ke dunia virtual tanpa bersentuhan dalam dunia nyata. 

"Saya khawatir 2045 banyak orang kesepian. Mereka tidak bisa masuk ke dunia 3 dimention virtual world, lalu left out (meninggalkan) realita dunia, dan kemudian dia tidak bisa engage (berhubungan)," ujar Srimul, sapaan akrabnya, dalam Indonesia Fintech Summit 2021 secara virtual. 

Di satu sisi, Sri Mulyani menyebut teknologi juga memberikan kemudahan untuk berbagai aktivitas sehari-hari mulai dari aktivitas sosial, pendidikan, kesehatan, dan lainnya. 

"Semua bisa dilakukan dengan teknologi digital. Namun, pemerintah terus belajar dalam industri tersebut untuk bisa memformulasi kebijakan yang tepat," tegasnya. 

Pemerintah bersama DPR tengah menyusun Rancangan Undang-Undang soal financial technology (Fintech) untuk pengembangan dan penguatan sektor keuangan Indonesia. 

"Di dalam RUU ini tentu akan dibahas definisi dan ruang lingkup fintech, badan hukum penyelenggara fintech, pengaturan dan pengawasan, perizinan fintech, dan perlindungan konsumen," jelasnya. 

Peranan fintech dan digital teknologi dalam mentransformasikan ekonomi Indonesia dianggap sangat penting. Terlebih dengan situasi covid-19 yang mengharuskan mengurangi kegiatan secara langsung. 

Related

News 1377205785045073168

Recent

item