Wow, Pria Ini Keliling London dengan Mobil Terbang


Naviri Magazine - Menjelajahi suatu wilayah dengan mobil atau kendaraan darat mungkin sudah biasa. Sama biasanya dengan mengangkasa lewat pesawat udara. Tapi bagaimana kalau ada orang yang ingin mengelilingi suatu daerah tertentu dengan mobil terbang alias mobil yang bisa terbang? Nah, itu baru luar biasa!

Hal aneh yang luar biasa ini akan dilakukan Neil Laughton, seorang penjelajah Inggris. Rencananya, dia akan memecahkan rekor dalam hal pengembaraan dari kota London sampai kota Timbuktu, dengan menggunakan mobil terbang. Penjelajahan ini direncanakan akan sejauh 6.400 kilometer, dan akan menghabiskan waktu selama 42 hari.

Untuk ekspedisi ini, Neil Laughton akan melintasi Perancis, Spanyol, dan Moroko, dengan menggunakan kendaraan yang didesain khusus untuk misi ini, sebelum kemudian mencapai Gurun Sahara sebagai pintu masuk ke Mali, melalui Mauritania. 

Laughton juga harus terbang di atas Selat Gibraltar sejauh 14 kilometer untuk menyeberang ke Afrika, dan berencana terbang melintasi Pegunungan Atlas di Maroko.

Yang paling menarik dari hal ini memang sarana yang digunakannya, yakni mobil terbang, alias kendaraan darat yang memang didesain agar bisa terbang di udara. 

Tentu saja untuk penjelajahan ini tidak akan seratus persen dijelajahi lewat udara, tetapi juga akan dilakukan penjelajahan lewat darat. Kendaraan yang digunakan Laughton memang dapat digunakan pula di darat dan berjalan di atas permukaan aspal atau tanah sebagaimana kendaraan darat umumnya.

Mobil dengan empat roda yang unik dan hebat ini diberi nama “SkyCar”, dan didesain oleh seorang perancang otomotif bernama Gilo Cardozo. Mobil ini memiliki sayap yang bisa diatur pada bagian kanan dan kirinya. 

Mobil ini juga dilengkapi dengan kipas besar di bagian belakang, juga parasur yang biasa digunakan untuk paragliding (olahraga terbang layang). Sebelumnya, Gilo Cardozo pernah merancang paraglider yang dilengkapi mesin, untuk digunakan mengitari puncang Mount Everest pada tahun 2007.

Saat akan terbang, SkyCar tentu saja harus meninggalkan landasannya di darat. Untuk mengubah kendaraan darat menjadi mobil terbang ini, SkyCar hanya butuh waktu tiga menit. Ketika take off, mobil ini akan mengembangkan sayapnya. 

Hanya dengan kecepatan 70 kilometer per jam dan landasan sejauh 200 meter, mobil hebat ini sudah dapat melayang ketika parasut paragliding mulai dikembangkan. Ketika berada di udara, SkyCar mampu bergerak dengan kecepatan 180 kilometer per jam.

Meski sangat hebat dan modern, tetapi mobil darat-udara ini berkonsep ramah lingkungan, karena menggunakan bahan bakar biofuel. Ketika berada di udara, pengemudi akan menggunakan pedal untuk mengendalikan arah terbangnya, sambil mengubah-ubah sudut kemiringan sayapnya. Apabila terjadi kondisi darurat, kendaraan SkyCar ini telah menyediakan cadangan parasut, sehingga kendaraan dapat jatuh dengan aman di daratan. 

Lalu dari mana munculnya ide hebat ini?

“Inspirasinya datang dari kesadaran bahwa kita dapat mengemudi dan kita dapat terbang. Jadi mengapa tidak melakukannya secara bersamaan?” ujar Cordozo. 

Rencananya, setelah acara ekspedisi ini selesai dilakukan, mobil hebat bernama SkyCar ini akan diproduksi secara massal dan akan dipasarkan ke masyarakat umum, dengan harga kira-kira 50.000 poundsterling per unit. Wah, bisa-bisa ini bakal jadi mobil masa depan ya. Anda tertarik untuk memilikinya...?

Related

World's Fact 199333082103394729

Recent

item