Apakah di Matahari Ada Bebatuan dan Ada Gravitasi? Ini Jawabannya


Naviri Magazine - Jarak Matahari dengan Bumi adalah 150 juta kilometer. Itu jarak yang sangat jauh. Namun, meski jaraknya sangat jauh, kita yang ada di Bumi masih bisa merasakan panas yang berasal dari Matahari. Apalagi di siang hari ketika Matahari sedang terik-teriknya.

Kuatnya panas Matahari, hingga masih bisa dirasakan dari jarak jutaan kilometer, karena suhu Matahari yang luar biasa panas. Permukaan Matahari suhunya mencapai 6.000 derajat Celsius. 

Karena itu tidak ada benda padat di Matahari—semua yang ada di sana hanya gas. Tidak ada bebatuan atau apa pun. Karena, jika ada, benda-benda padat semacam itu pasti meleleh akibat panas.

Apakah di matahari ada gravitasi?

Ada gravitasi di Matahari, dan gaya gravitasi di Matahari 28 kali lipat lebih besar dibanding gravitasi yang ada di Bumi. Artinya, secara teori, jika seseorang yang memiliki berat 100 kilogram di Bumi berjalan di permukaan Matahari, maka beratnya akan meningkat menjadi 2.800 kilogram.

Gravitasi yang ada di Matahari memungkinkan Matahari menarik semua komponen-komponen penyusunnya membentuk suatu bola sempurna. Gravitasi Matahari pula yang menahan planet-planet yang mengelilinginya tetap berada di orbitnya masing-masing. Pengaruh dari gravitasi Matahari masih dapat terasa hingga jarak 2 tahun cahaya.

Related

Science 785811677581171564

Recent

item