Harga Tanah di Kelapa Gading Terjun: Dulu Rp 50 Juta, Kini Rp 40 Juta


Sektor properti di tahun 2021 lalu masih mengalami tekanan meski sudah lebih baik dari tahun 2020. Kala itu, harga tanah mengalami penurunan cukup dalam. Memasuki tahun 2022, arah perbaikan diakui mulai terlihat namun masih jauh dari normal. Pasalnya, harga-harga tanah termasuk di kawasan Kelapa Gading masih terpangkas hingga jutaan rupiah. 

Ketua DPC Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jakarta Utara, Jopie Hori mengakui memang masih ada penurunan harga tanah.

"Semua harga di pandemi pasti koreksi, dimana-mana, nggak cuma Kelapa Gading, tapi juga Menteng, Pondok Indah semua terkoreksi," katanya.

Meski dikenal kerap tergenang banjir, namun tanah atau hunian di wilayah Kelapa Gading tetap menjadi incaran banyak orang, utamanya mereka yang biasa beraktivitas di wilayah tersebut.

Meski banyak dicari namun harganya tetap terkoreksi, terutama di wilayah yang paling mahal di kawasan Jakarta Utara, misalnya perumahan Bukit Gading Villa kawasan Kelapa Gading.

"Bukit Gading Villa yang pernah sampai Rp 50 juta terkoreksi mungkin Rp 40 juta lebih dikit. Paling mahal di Bukit Gading Villa dan Artha Gading, bersaing," kata Jopie.

"Artha gading juga Rp 50 juta yang jalan utama, kalau kelas dalam ya turun dikit Rp 35 -37 juta. PIK paling Rp 30 jutaan per meter persegi," lanjutnya.

Related

Property 7444441428716677833

Recent

item