Kisah Anjing Obesitas yang Berusaha Menjalani Diet


Naviri Magazine - Obesitas atau kegemukan bukan hanya masalah serius bagi manusia, karena ternyata juga menyerang hewan, salah satunya anjing. Yang menjadi masalah, obesitas adalah masalah yang rawan, karena dapat menyebabkan kematian, dan hal itu tidak hanya berlaku bagi manusia, tapi juga pada anjing. Salah satu upaya untuk menangani obesitas, dan terhindar dari akibatnya, adalah dengan melakukan diet.

Strudel, anjing berusia tujuh tahun yang memiliki berat 36,7 kilogram, beberapa bulan lalu masuk ke dalam perawatan kelompok penyelamat anjing Hearts for Hounds, yang didirikan oleh Kristy dan John Cotthaus.

Setelah pemiliknya meninggal dunia, dia tak terurus. Obesitas membuat Strudel menderita beragam masalah kesehatan, seperti radang persedian, dan dia juga bisa mati kapan saja karenanya.

Beruntung, Strudel ditemukan oleh Kristen Horton yang kemudian mengantarkannya pada Hearts for Hounds. Di sana dia dirawat lebih baik, dan dijaga pola makannya demi menurunkan berat badan.

"Dia (kini) telah kehilangan cukup berat badan, dan sudah cukup cepat untuk mengejar kucing," kata Horton, dilansir The Huffington Post, memaparkan kondisi Strudel yang telah menurunkan 11 Kg dari bobot semula.

Di Amerika Serikat, obesitas merupakan masalah serius bagi banyak kucing dan anjing peliharan, dan mengancam nyawa mereka. Kebanyakan pemilik tak peduli dengan kualitas hidup hewan yang rendah, mereka justru menganggap semakin gemuk peliharaan itu semakin lucu.

Related

World's Fact 4371734236706556643

Recent

item