10 Sinetron Indonesia yang Berjudul Sama tapi Beda Cerita (Bagian 2)


Uraian ini adalah lanjutan uraian sebelumnya (10 Sinetron Indonesia yang Berjudul Sama tapi Beda Cerita - Bagian 1). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik, sebaiknya bacalah uraian sebelumnya terlebih dulu.

7. CINTA SEJATI

Desember 2011, MNCTV mulai menayangkan sinetron harian produksi MD Entertainment berjudul Cinta Sejati, yang kembali mempertemukan Chelsea Olivia – Evan Sanders setelah sukses di Antara Cinta dan Dusta.

Masih berkisah soal anak yang terpisah dari orangtua, sinetron ini juga diperkuat oleh Desy Ratnasari, Ferry Salim, dan Olla Ramlan. Sementara pada tahun 2005, terlebih dulu muncul sinetron berjudul sama yang dibintangi Angel Karamoy.

Sinetron mingguan produksi Multivision Plus ini tayang di Indosiar. Netizen banyak yang menilai bahwa sinetron yang didukung oleh Chicco Jerikho ini menyalin jalan cerita Stairway To Heaven.

Drama Korea yang berkisah tentang gadis yang disiksa ibu dan saudara tiri lalu amnesia ini memang paling sering diadaptasi sinetron kita  Setidaknya ada 6 sinetron yang ceritanya mengingatkan pada serial yang dibintangi Choi Ji Woo dan Kwon Sang Woo ini.

8. ALADDIN

Aladin adalah dongeng asal Timur Tengah yang sudah mendunia. Walt Disney pernah mengangkatnya kisahnya dalam film animasi Indonesia pernah membuat film versi manusianya yang dibintangi Rano Karno dan Lidya Kandou.

Judul ini juga digunakan oleh sinetron Starvision produksi 1999 yang tayang di SCTV. 
Judulnya Aladin (dengan 1 huruf “d”). Aladin diperankan oleh Didi Riyadi, sementara Putri Yasmine dilakonkan Meisya Siregar. Sinetron yang dikemas dalam format drama komedi petualangan ini tayang dengan durasi 30 menit sepanjang 39 episode. 

Saat ini, MNCTV menayangkan sinetron produksi MD Entertainment berjudul Aladdin (dengan 2 huruf “d”) setiap pukul 19.30. Aladdin yang ini bukan kisah cinta antara Aladdin dan Putri Yasmine, tapi kisah Aladdin (Tubagus “Tebe” Indra) dan jin lucu yang diperankan Daus Mini. Mirip dengan sinetron Tebe sebelumnya, banyak pesan Islami diselipkan dalam sinetron yang ratingnya stabil di 10 besar ini.

Masih banyak sinetron, mini seri atau FTV Indonesia yang memakai judul Aladdin. Soraya Intercine Films pernah memproduksi FTV berjudul Aladin dan Jin Botol yang dibintangi Indro Warkop, Adam Jordan, Indra Herlambang dan Zainal Abidin Domba. FTV ini tahun 2010 tayang di MNCTV.

9. ANDINI

Pada tahun 2008, Indosiar menayangkan sinetron mini seri produksi Gentabuana Paramita yang berjudul Andini. Memasang artis Gentabuana bernama Annisa sebagai Andini Sinetron mingguan ini juga didukung oleh Reiner G. Manopo, Imel Putri Cahyati, Mila Karmelia, Cali Marsal dan Arief Rahman.

Konflik dimulai saat seorang artis hamil di luar nikah, membuat ibunya marah. Tak mau popularitas putrinya menurun karena punya anak di luar nikah, perempuan ini tega membuang cucunya yang kembar laki-laki dan perempuan Bayi yang diberi nama Bintang dan Andini ini akhirnya besar di sebuah panti asuhan.

Keduanya berpisah setelah Bintang diadopsi oleh sebuah keluarga.

Judul serupa juga pernah digunakan oleh rumah produksi Rapi Films, yang sama-sama tayang di Indosiar. Karakter Andini-nya Rapi Films, dimainkan dengan apik oleh Desy Ratnasari.

Sinetron yang memasang lagu "Makin Aku Cinta" milik Anang dan Krisdayanti sebagai lagu tema ini turut dibintangi Ronny Sianturi dan Natalie Margaretha Sinetron yang tayang tahun 2001 ini mengangkat konflik suami istri yang diperankan Ronny dan Desy.

10. ENENG

Lagi-lagi nama perempuan dijadikan judul sinetron. Kalau judul-judul sebelumnya selisih waktunya cukup lama, ada yang terpaut belasan tahun, maka Eneng digunakan oleh 2 PH di waktu yang bersamaan. 

Pertengahan 2007 muncul promo sinetron Eneng di 2 TV berbeda; RCTI dan SCTV. RCTI terlebih dulu menayangkan sinetron Eneng dan Kaos Kaki Ajaib (SinemArt) pada 20 Juni, sementara SCTV menayangkan Eneng (MD Entertainment) pada 21 Juni. 

Manoj Punjabi selaku bos MD Entertainment kala itu menerangkan bahwa Eneng versi MD promonya tayang terlebih dulu, dan didaftarkan ke Lembaga Sensor Film (LSF) terlebih dulu. Namun karena syutingnya lambat, syuting pun tertunda.

Eneng dan Kaos Kaki Ajaib di RCTI sering dibandingkan dengan animasi Jepang Doraemon. Kalau Doraemon punya kantong ajaib, maka Eneng punya kaos kaki ajaib yang bisa mengeluarkan benda-benda ajaib. Sementara Eneng di SCTV berkisah tentang kehidupan anak-anak sehari-hari, yang kadang dibumbui kejadian-kejadian luar biasa.

Eneng-nya SinemArt diperankan oleh Jessica Anastasia, Eneng-nya MD dibawakan oleh Juwita Thofany, putri Anissa Bahar, yang kala itu usianya sama-sama 11 tahun. Eneng-nya SinemArt memakai lagu tema "Tokecang", Eneng-nya MD memakai lagu tema "Kucing Garong". Saat ini RCTI kembali menayangkan sinetron Eneng dan Kaos Kaki Ajaib.

***

Ada beberapa judul yang mirip, seperti Alisha (2007, MD Entertainment/SCTV: Nia Ramadhani, Marcell Darwin) dan Alisa (2008, SinemArt/RCTI: Alyssa Soebandono, Christian Sugiono, dan Nia Ramadhani). Bahkan kadang sebuah PH membuat sinetron dengan judul yang mirip.

Seperti MD Entertainment yang pernah memproduksi Bawang Merah Bawang Putih (2004, RCTI, Revalina S. Temat dan Nia Ramadhani) dan Bawang Putih Bawang Merah (2007, Trans 7, Eza Gionino dan Afifa Syahira. 

Related

Entertainment 1300349329551757525

Recent

item