4 Cara Aman Kencangkan Vagina Menurut Dokter Boyke


Vagina yang kencang disebut membuat performa hubungan seks lebih terasa nikmat dan menggairahkan. Berikut cara aman mengencangkan vagina menurut pakar seks dan dokter spesial kandungan, Boyke Dian Nugraha.

Anggapan tentang elastisitas vagina kerap menghantui benak wanita. Hal ini kemudian menyebabkan sebagian wanita ingin melakukan apapun agar vagina tetap kencang sehingga performa di ranjang bisa maksimal, termasuk dengan husband stitch.

Husband stitch merupakan jahitan ekstra di area perineum yang ditambahkan sehabis melahirkan dipercaya bisa bikin suami makin terpuaskan.

Jahitan sehabis melahirkan sebenarnya lazim dilakukan, karena dalam proses persalinan dokter kerap kali harus membuat sayatan untuk membantu keluarnya kepala bayi.

Namun, tujuannya bukan mempersempit vagina, tetapi mengembalikan kondisi seperti sebelum disayat saat melahirkan. Kendati demikian, langkah ini kurang dianjurkan karena berisiko infeksi dan pendarahan.

Jadi, bagaimana cara yang aman untuk mengencangkan kembali otot-otot vagina sehingga terasa 'sempit'? Berikut saran dokter Boyke.

1. HIFU Vagina

"Saya merekomendasikan HIFU vagina, laser dan senam kegel," ucap dokter Boyke kepada detikcom.

Sebagaimana dilansir Healthline, High Intensity Focused Ultrasound (HIFU) merupakan metode antiaging yang menggunakan gelombang ultrasonik untuk memanaskan jaringan kulit bagian dalam.

Sederhananya, kerap dipakai untuk mengencangkan kembali jaringan kulit dan otot yang terdampak efek penuaan.

"HIFU vagina itu merangsang kembali kolagen vagina supaya vagina lebih sensitif, supaya lebih bagus, lebih rapat. HIFU boleh langsung (berhubungan seks), karena hanya merangsang kolagen," papar Boyke.

2. Laser

Alternatifnya, dr Boyke juga menyarankan laser. Hanya saja, Boyke mengingatkan efek laser relatif lebih berat dan tidak bisa langsung berhubungan seks.

"Harus menunggu dua minggu baru boleh melakukan hubungan seks," ucap dr Boyke.

3. Kegel

Cara lainnya yakni dengan senam kegel alias latihan otot dasar panggul. Cara ini bermanfaat untuk memperbaiki kondisi yang dapat menurunkan fungsi dan kekuatan otot panggul bawah usai persalinan.

4. Vaginoplasty

Pilihan lainnya adalah operasi mengencangkan dan merekonstruksi jaringan vagina. Sebagaimana tindakan bedah pada umumnya, vaginoplasty membutuhkan waktu perawatan dan pemulihan yang lebih lama, tetapi hasilnya relatif lebih memuaskan.

"Jelas (membantu mengencangkan vagina), dibantu dipotong, dipendekin ototnya, dibikin rugae-rugae (lipatan di permukaan vagina) baru lagi," ungkap dokter Boyke.

Related

Sexology 954130036287259718

Recent

item