4 Kebiasaan Masyarakat Indonesia yang Sebaiknya Dihentikan


Indonesia adalah negara yang warga negaranya taat pada peraturan. Indonesia juga merupakan negara kepulauan, dari pulau paling barat Indonesia yaitu Pulau Wee, pulau paling timur Indonesia yaitu Pulau Irian Jaya, pulau paling utara Indonesia yaitu Pulau Miangas, dan pulau paling selatan yaitu Pulau Rote. Di Indonesia, terdapat berbagai suku bangsa, seperti Suku Dayak, Suku Asmat, Suku Baduy, dan banyak lagi.

Namun, di negara kita juga terselip beberapa kebiasaan negatif yang masih sering dilakukan oleh warga. Karenanya, kebiasaan berikut ini harus kita tinggalkan, dan buang jauh-jauh dari kehidupan sehari-hari.

Menebang Pohon Sembarangan

Ini adalah salah satu kebiasaan yang sering dilakukan warga Indonesia yang tentunya memalukan, menebang pohon sembarangan sangat tidak boleh karena pohon tumbuh di bumi pertiwi kita ini untuk menghasilkan udara yang sejuk bagi kita dan juga untuk mengurangi efek Global Warming. 

Menebang pohon boleh saja asal tidak di daerah hutan yang dilindungi oleh pemerintah karena itu sangat tidak baik dan juga setelah kita menebang pohon jangan lupa untuk menanam kembali hutan atau pohon yang sudah kita tebang. Itu kebiasaan yang sangat memalukan dan harus kita tinggalkan kebiasaan ini.

Membuang Sampah Sembarangan 

Membuang sampah sembarangan merupakan salah satu kebiasaan warga Indonesia yang sudah tidak mengherankan lagi, karena itu merupakan kebiasaan sehari-hari warga Indonesia. 

Biasanya warga Indonesia membuang sampah secara sembarangan ke sungai, biasanya alasan mereka adalah tempat pembuangan sampah jauh, truk sampah tidak mengambil-ambil sampah mereka bahkan iseng saja. 

Padahal kebiasaan jelek itu sangat tidak baik, bahkan memalukan. Membuang sampah sembarangan ke sungai bisa mengakibatkan air meluap dan mengakibatkan banjir.

Kita harus sadar bahwa kebiasaan itu harus ditinggalkan. Sungai bukan tempat untuk membuang sampah, tapi untuk jalur air menuju ke laut.

Menyerobot Jalur Semena-mena 

Ini salah satu kebiasaan warga Indonesia terutama di daerah DKI Jakarta, yaitu selalu menyerobot jalur semena-mena. Biasanya kebiasaan ini sering dilakukan oleh para pengendara motor maupun mobil, biasanya saat ada kemacetan mereka selalu ingin serba cepat yaitu melewati jalur yang seharusnya tidak boleh dilakukan. Bagaimana tidak? 

Sebagai contoh warga Jakarta, para pengendara motor maupun mobil yang sedang mengalami kemacetan selalu ingin cepat-cepat sampai, sampai akhirnya mereka melewati jalur yang seharusnya tidak boleh dilalui seperti jalur Busway (Transjakarta), tempat pejalan kaki (trotoar), jembatan penyeberangan orang (JPO) dan lain-lain.

Kita seharusnya tidak boleh melakukan kebiasaan ini karena ini bisa memalukan negara kita Indonesia, kebiasaan ini harus kita tinggalkan. Sebaiknya pagi-pagi sebelum anda berangkat memulai aktivitas, coba cek jalan-jalan yang akan anda lewati nanti apakah jalan yang ingin anda lewati macet atau tidak. 

Ada baiknya anda mengakses informasi lalu lintas di NTMC KORLANTAS POLRI (National Traffic Management Centre) yang menampilkan informasi tentang jalan-jalan yang terkena kemacetan maupun tidak dan juga berita-berita tentang lalu-lintas.

Tawuran

Ini sering dilakukan pelajar, biasanya mereka melakukan aksi tawuran dengan sekolah lain yang disebabkan oleh hal yang sepele. Tawuran seperti sudah menjadi kebiasaan umum kaum pelajar yang sering melakukan tindak kekerasan berupa pukulan dan perkelahian. 

Biasanya para pelajar melakukan tawuran menggunakan alat-alat yang tidak seharusnya dipakai seperti parang, golok, kayu, besi bahkan sederhana seperti batu.

Para pelajar yang melakukan tawuran dengan sekolah lain biasanya terjadi di daerah-daerah umum seperti jalan, padahal itu tidak hanya membahayakan diri sendiri bahkan orang-orang sekitar dan pengendara yang lewat. Kebiasaan ini harus kita hilangkan terutama kita kaum pelajar, karena bukan hanya akan membahayakan diri sendiri bahkan warga sekitar.

Related

Indonesia 7764120512987154664

Recent

Hot in week

item