Negara-negara dengan UMR Tertinggi di Dunia


Naviri Magazine - Upah Minimum Regional atau UMR adalah besaran upah untuk pekerja, yang disesuaikan dengan tempat tinggalnya. Di Indonesia, misalnya, UMR untuk pekerja di Jakarta berbeda dengan UMR pekerja di Semarang, atau di kota lain.

Perbedaan besaran UMR itu biasanya dilatari oleh tinggi atau rendahnya biaya hidup di wilayah bersangkutan. Biaya hidup di kota-kota besar umumnya lebih mahal dibanding biaya hidup di kota-kota kecil. Karenanya, UMR di kota-kota besar juga umumnya lebih besar dibanding UMR di kota-kota kecil.

Terkait UMR, masing-masing negara bahkan memiliki standar berbeda. Dalam hal ini, negara yang memiliki UMR tertinggi di dunia adalah Australia, Prancis, dan Selandia Baru. Berikut ini uraiannya.

Australia

Upah minimum di Australia adalah US$ 16,88 per jam atau sekitar Rp 185.680. Upah sebesar itu diberikan kepada semua pekerja, meski pekerja baru, selama telah berusia di atas 18 tahun. Tingginya upah tersebut bisa dibilang 563 kali lebih besar dibandingkan upah minimum terendah, seperti di Sierra Leone. 

Karena kenyataan itu, Australia pun menjadi negara yang sering dituju para imigran sejak 1996. 

Namun, tentu saja, tingginya upah biasanya berbanding lurus dengan biaya hidup. Kenyataannya, biaya hidup di Australia juga tergolong tinggi. Untuk menyewa satu kamar apartemen di pusat kota Sydney, misalnya, penduduk setempat harus membayar lebih dari US$ 2.000 per bulan. 

Sementara harga barang-barang kebutuhan juga relatif tinggi. Sebagai ilustrasi, sebotol air di sana seharga US$ 2,30, dan sekarton susu seharga US$ 1,30.

Prancis

Di Prancis, para pekerja mendapat upah minimum sebesar US$ 12,09 per jam, atau sekitar Rp. 132.990. Pekerja tidak terampil di Prancis yang telah berumur di atas 18 tahun, akan mendapatkan setidaknya US$ 12,09 per jam. 

Untuk pekerjaan penuh waktu selama 40 jam per minggu, seorang pekerja setidaknya akan memperoleh US$ 29.611 per tahun. Jumlah itu bisa dibilang 403 kali lebih banyak dari seorang pekerja di Sierra Leone.

Sama seperti di Australia, biaya hidup di Prancis juga tergolong mahal. Sebotol air di sana seharga US$ 2,80, sekarton susu seharga US$ 1,35, dan makan di restoran setidaknya harus mengeluarkan biaya US$ 16. Jika ingin menyewa satu kamar tidur apartemen di pusat kota Paris, biayanya sekitar US$ 1.550.

Selandia Baru

Selandia Baru bukan hanya negara yang indah, namun juga negara yang memberikan UMR tinggi untuk para pekerjanya. Di negeri itu, upah minimum setiap pekerja adalah US$ 11,18 per jam, atau setara Rp. 122.980. 

Para pekerja yang telah berusia 18 tahun ke atas mendapatkan upah minimum sebesar itu, sementara pekerja paruh waktu (biasanya di bawah 18 tahun) mendapatkan upah sedikit lebih rendah, sekitar US$ 8,95 per jam.

Bahkan upah untuk para pekerja remaja di sana pun sudah jauh lebih besar—setidaknya 298 kali lebih besar—dari seorang pekerja di Sierra Leone. Sementara para pekerja purna waktu di Selandia Baru umumnya bisa menghasilkan gaji rata-rata tahunan US$ 23.252.

Related

International 1867494809365022790

Recent

Hot in week

item