Siti Fadilah Bongkar Fakta Omicron di RI: Tak Perlu Vaksin Booster


Mantan Menteri Kesehatan atau Menkes RI, Siti Fadilah Supari, kembali buka suara kehadiran Covid-19 varian omicron di Indonesia. Menurutnya, varian tersebut tak berbahaya, sehingga masyarakat setempat tak perlu takut berlebihan. 

Semenjak kemunculan omicron, penambahan kasus di Indonesia mengalami peningkatan drastis. Imbasnya, mulai banyak ruang publik yang kembali dibatasi, termasuk sekolah tatap muka yang perlahan ditiadakan. 

Siti Fadilah berpendapat, respons masyarakat terhadap varian tersebut sangat berlebihan. Padahal, menurutnya, kemunculan omicron harusnya disambut dengan suka cita. Sebab, itu menandakan Covid-19 makin hari makin melemah. 

“Jadi omicron itu malah ditunggu-tunggu, jangan takut sama omicron. Jangan malah karena omicron kemudian harus vaksin dua kali, itu enggak ada hubungannya,” ujar Siti Fadilah Supari.         

Wanita yang kini telah berusia 72 tahun tersebut mengingatkan, apa yang disampaikannya tersebut merupakan hasil kutipan dari pernyataan Bill Gates. Itulah mengapa, kebenarannya tak perlu diragukan. 

“Lha wong Bill Gates saja mengatakan begitu. Lalu rujukannya siapa coba?” tegasnya. 

Lebih jauh, Siti Fadilah berpendapat, cara masyarakat Indonesia merespons omicron terkesan aneh dan tak biasa. Bahkan, sistem dan aturan yang dijalankan pemerintah menurutnya juga terkesan aneh. 

“Indonesia itu memang agak aneh. Masa untuk menunggu omicron harus (vaksin) booster. Kalau belum dua kali vaksin, tidak boleh masuk mal, itu dasarnya apa?” tuturnya. 

Dia sekali lagi mengingatkan, kehadiran omicron di Indonesia membuktikan bahwa virus corona mulai melemah. Bahkan, menurutnya, virus yang mulanya mematikan tersebut bakal menjelma menjadi flu biasa. 

“Kalau omicron datang malah alhamdulillah, welcome omicron, karena justru dengan adanya omicron terjadi imunitas pada komunitas yang luas. Artinya, Covid-19 hanya akan menjadi flu biasa. Ini yang ngomong Bill Gates lho, bukan Siti Fadilah,” kata Siti Fadilah.

Related

News 1222375233271539307

Recent

item