Kapitalis Amerika, Komunis Rusia, dan Zionis Israel, Berasal dari Akar yang Sama


Gelombang pertama Yahudi pindah ke dunia baru (Amerika) terjadi selama abad ke 18 dan ke 19, dan diikuti oleh gelombang kedua yang jauh lebih banyak dari gelombang pertama.

Dalam perjalanan waktu, seiring dengan jumlah mereka yang bertambah, Yahudi yang berada di Amerika jadi begitu berpengaruh dalam pemilihan presiden, dimana bagi kandidat yang mengamankan suara Yahudi maka Yahudi pun akan mengamankan kursi kepresidenannya. 

Komunisme Rusia dan Zionisme Israel

Ringkasnya, selama setengah pertama dari abad ini, komunis (yang dirumuskan oleh Karl Marx, seorang Yahudi Azkenaz) mendominasi politik Rusia, dan zionis (yang diperjuangkan oleh Chaim Weizmann, seorang Yahudi Azkenaz) mendominasi politik Amerika. 

Dalam kata lain, Douglas Reed menyatakan, “Komunis dirancang untuk menundukkan rakyat jelata/massa”, sementara “zionis dibentuk untuk menundukkan penyelenggara pemerintahan dari level atas”, – dan bahkan sepanjang abad ke 20 telah terlihat jelas indikasi kedua tujuan tersebut.

Buku Dr. Chaim Weizmann merupakan sumber informasi terbaik tentang akar rumput komunis dan zionis serta tujuan utama mereka. Dia hadir pada saat kelahiran zionis, dia menjadi penguasa bagi sekitarnya, dan dia telah menjadi kesayangan pengadilan barat selama 40 tahun, dengan diberi kantor kepresidenan dan ruang kabinet. Maka dia menjadi presiden pertama negara zionis Israel, dan dia mengatakan keseluruhan kisahnya dengan keterusterangan yang menakjubkan. 

Dia menunjukkan bagaimana menggerakkan para komunitas pengikut Talmud 100 tahun lalu, strategi yang diambil dan memperhitungkan segala resiko yang timbul, seperti dalam pusaran, semua orang dari barat, Amerika dan Inggris, Jerman dan Perancis, Italia, Polandia, Scandinavia, Baltik, Balkan dan lain-lainnya, harus dilibatkan. 

Hidup, darah, dan harta para penduduk barat harus dibelanjakan dan sengaja dikorbankan untuk mempromosikan tujuan-tujuan zionis.

Dr. Weizmann telah membuat para peneliti saat ini mampu untuk melihat awal kesemuanya ini, dan kisah tersebut telah sampai kepada kita pada masa kini, dalam bentuk yang berbeda dengan fakta apa yang telah terjadi.

Dia menerangkan bahwa Yahudi Rusia terbagi dalam 3 group. Group yang pertama adalah Yahudi yang mencari “kedamaian di dalam kota”, mereka mempunyai keinginan yang sederhana saja, yaitu menjadi warga Negara Rusia yang damai. Seperti Yahudi yang berada di barat, sebagian besar mereka pada saat itu setia kepada Jerman, Perancis atau warga Negara lainnya. 

Emansipasi adalah tujuan akhir group ini, dan group ini terutama berisi orang-orang Yahudi yang berbakat, rajin dan takut kepada peraturan Talmud, dan orang-orang yang telah melarikan diri dari getto.

Dr. Weismann menolak group ini karena jumlah mereka yang sangat kecil, tidak mewakili kaum Yahudi dan dianggap sebagai “penghianat”, sehingga mereka disapu habis, dikorbankan dan harus dihilangkan dari kisah ini, lalu serta merta kisah ini hanya berisi kisah 2 kelompok lainnya. Dengan dekrit dari pemerintahan Talmud, “mereka harus dihilangkan dari muka bumi”, atau dikucilkan.

Sedangkan kelompok Yahudi Rusia lainnya, (bagi mereka yang tinggal di getto di bawah pemerintahan Talmud) terbagi dalam 2 group, yaitu suatu group yang terdiri dari orang-orang yang mempunyai hubungan keluarga secara garis lurus, dan yang satunya group keluarga Dr. Weismann sendiri dan familinya. 

Kedua group tersebut revolusioner; dengan kata lain mereka setuju bekerja untuk menghancurkan Rusia.

Group komunis revolusioner meyakini bahwa “emansipasi” penuh akan tercapai ketika revolusi dunia menggantikan kedudukan negara-negara yang ada di dunia ini. Group zionis revolusioner menyetujui bahwa revolusi dunia tidak bisa dihapuskan dari proses, dan meyakini bahwa ”emansipasi” penuh akan dapat dicapai ketika bangsa Yahudi mendirikan Negara Yahudi.

Dari kedua group ini, zionislah yang menjadi superior di dalam umat Talmud orthodox, sebagai perusak seperti yang tertulis di dalam undang-undang mereka, namun maksudnya adalah dominasi, dan sebagai bangsa yang dominan yang telah ditahbiskan untuk mendirikan Negara Yahudi di Yerusalem. 

Di group keluarga mereka, pertentangan terjadi sangat sengit. Komunis, yang mengaku menolak “ras dan keyakinan” berpendapat bahwa zionis akan memperlemah revolusi; sedangkan zionis berpendapat bahwa revolusi harus dipimpin oleh orang-orang yang terpilih, yang didasarkan kepada ras dan kepercayaan.

Dr. Weismann memberikan sedikit gambaran terang. Dia mengutip kata-kata ibunya, pemimpin Yahudi, yang berkata jika komunis–revolusi terbukti benar, dia akan senang tinggal di Rusia, dan jika zionis–revolusi yang benar, dia akan senang tinggal di Palestina. 

Dan hasilnya ternyata kedua revolusi tersebut, dari komunis maupun zionis berhasil. Setelah menghabiskan beberapa waktu di Bolshevized Moscow, akhirnya dia pergi ke Palestina yang dikuasai zionis hingga akhir hidupnya. Dia lakukan hal tersebut setelah kedua konspirasi berkembang berdampingan secara rahasia, mendapatkan kemenangan pada minggu yang sama pada tahun 1917.

Seperti itulah keadaan 2 kelompok konspirasi yang terdapat di Rusia ketika Dr. Weizmann tumbuh menjadi dewasa dan mulai memainkan perannya.

Related

International 3495682216760199085

Recent

item