Kisah Anak-anak Muda Indonesia yang Sukses Jadi Pengusaha (Bagian 2)


Uraian ini adalah lanjutan uraian sebelumnya (Anak-anak Muda Indonesia yang Sukses Jadi Pengusaha - Bagian 1). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik dan urutan lebih lengkap, sebaiknya bacalah uraian sebelumnya terlebih dulu.

10. Achmad Zaky

Achmad Zaky lahir di Sragen, Jawa Tengah, 24 Agustus 1986, dan dikenal sebagai pengusaha yang bergerak di bidang internet. Ia merupakan pendiri sekaligus CEO situs e-commerce SENSOR, sebuah perusahaan e-commerce Indonesia berbasis marketplace C2C, yang berfokus pada pemberdayaan usaha kecil menengah (UKM).

Selama berkuliah, Zaky sering menjuarai kompetisi tingkat nasional, salah satunya juara II pada Indosat Wireless Innovation Contest tahun 2007. Ia membuat perangkat lunak yang disebut MobiSurveyor. Perangkat ini berguna untuk melakukan perhitungan cepat dalam sebuah survei. 

Zaky juga mendapatkan Merit Award pada kompetisi INAICTA (Indonesia ICT Awards) pada tahun 2008.

11. Diajeng Lestari

Diajeng Lestari lahir di Bekasi, pada 17 Januari 1986. Ayahnya bernama H. Heru Soekotjo, dan ibunya bernama Endang Nurul Kusumawardhani.

Setamat kuliah di tahun 2008, Diajeng Lestari bekerja di GTZ, lembaga pemerintah asal Jerman yang bekerja sama dengan pemerintah Indonesia, guna meneliti pelayanan publik di Indonesia. Kemudian ia pindah ke sebuah perusahaan komersil, dan masuk sebagai tim marketing research.

Diajeng Lestari lalu mendirikan HijUp.com pada 2011. Konsep HijUp.com seperti mall namun online, khusus menyediakan baju-baju muslimah. Setelah terkenal di dunia maya, HijUp.com mendapat bantuan modal dari perusahaan investasi yang berbasis di Silicon Valley, mencapai 1 juta dollar.

12. Kevin Mintaraga

Awalnya, Kevin Mintaraga bukan orang yang memiliki passion bisnis. Menjalani pendidikan di Australia pada jurusan computer science, membuat Kevin hanya menikmati hidupnya seperti layaknya anak muda. Dari hobinya bermain game, Kevin berhasil memenangkan sejumlah kompetisi nasional maupun internasional, saat duduk di bangku kuliah.

Menjadi CEO di usia 30 tahunan, membuat Kevin menjadi sosok yang sukses dan sangat inspiratif. Keberhasilannya dalam mengembangkan perusahaan menjadi sebuah tech-startup yang sukses membuatnya memperoleh banyak penghargaan sebagai bentuk apresiasi.

Penghargaan yang pernah diperoleh Kevin antara lain adalah Wira Muda Kreatif Indonesia 2012, finalis International Young Creative Entrepreneur tahun 2010 dan 2012, serta Entreprenur of The Year 2013 dari Ernst and Young’s Prestigious Award. 

Sejumlah penghargaan tersebut tentu menjadi bukti eksistensi dan dedikasi Kevin Mintaraga di bidang bisnis digital.

13. Sandiaga Uno

Bernama lengkap Sandiaga Salahudin Uno, ia merupakan pengusaha muda sukses di Indonesia. Bagaimana tidak, pada usia 40 tahun, majalah Forbes mencatat Sandiaga sebagai orang terkaya urutan ke-29 di Indonesia.

Di usia 42 tahun, Sandiaga Uno kembali masuk daftar Forbes sebagai orang terkaya peringkat ke-37 di Indonesia, dengan total kekayaan US$ 660 juta.

14. Victor Giovan Raihan

Pengusaha teh dan bakso ini pada awalnya hanya mencoba-coba mencampur teh dengan yoghurt. Dengan modal 3 juta, dia mulai memasarkan teh racikannya pada 2010. 

Teh yang diberi brand Teh Kempot ini ternyata disenangi masyarakat. Sampai akhirnya dia mendapatkan omzet 350 persen setiap bulan. Dia menjadi pengusaha sukses di usianya yang masih 20 tahun.

15. Riezka Rahmatiana

Riezka Rahmatiana adalah pengusaha Pisang Ijo JustMine. Awalnya, dia ingin membantu orang tuanya. Pada 2007, dia memulai usaha pisang dengan modal 13,5 juta. 

Modal tersebut didapatkan dari hasil pekerjaan sebelumnya; jualan pulsa, pelayan kafe, dan marketing MLM. Sekarang, Riezka sudah menjadi pengusaha sukses dengan 10 gerai di Bandung. Penghasilannya kini mencapai ratusan juta.

16. Hendy Setiono

Pemilik Kebab Baba Rafi ini awalnya mendapat ide berjualan kebab, ketika mengunjungi ayahnya di Qatar. Perjalanan bisnisnya tidak mulus. Dia pernah ditipu dan ditinggal karyawannya. Karena kesulitannya itu, Handy pernah di-DO dari tempat kuliahnya. 

Tapi kini dia sudah menjadi pengusaha sukses, sampai dinobatkan Majalah Tempo sebagai pengusaha yang mengubah Indonesia, di usianya yang ke-23.

17. Reza Nurhilman

Sebagian kita mungkin sudah mengenal keripik Maicih. Reza Nurhilman adalah pemuda yang berada di belakang produk keripik singkong ekstra pedas yang populer itu. 

Reza memulai bisnis keripik singkong pada pertengahan 2010 seorang diri, saat berusia 23 tahun, dengan modal awal 15 juta rupiah. Untuk bisnisnya itu, ia menggandeng satu produsen keripik lokal di Bandung.

Reza mengawali bisnisnya dengan melakukan pemasaran sederhana, yakni melalui platform media sosial, Twitter, sebelum mengembangkan sayap dengan menerapkan sistem keagenan, agar produknya bisa menggapai konsumen yang lebih luas. 

18. Gibran Rakabuming

Nama Gibran Rakabuming mungkin sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia, di luar fakta bahwa ayahnya, Joko Widodo, adalah Presiden Indonesia. Gibran adalah pemilik bisnis di bidang catering dan wedding organizer, dengan nama Chili Pari.

Ayah Gibran semula menjadi pengsaha mebel, sebelum menjadi Walikota Solo, kemudian Gubernur DKI Jakarta, dan akhirnya Presiden RI. Namun, Gibran memilih untuk merintis usaha sendiri tanpa campur tangan ayahnya. Ia memulai usahanya dengan mengajukan pinjaman ke bank untuk modal. 

Meski sempat ditolak beberapa kali, akhirnya ia mendapat persetujuan dari salah satu bank. Dengan modal pinjaman tersebut, ia pun memulai Chili Pari dengan melayani pesanan partai kecil. Berkat kemampuan dan keuletannya, sekarang Chili Pari sudah banyak menangani order besar dengan jumlah tamu hingga ribuan orang. 

Related

Business 7382712481748109607

Recent

item