Mengenal Bullshit Jobs, Pekerjaan yang Sebenarnya Tak Berguna (Bagian 1)


Ada satu titik kalian mungkin merasa "kerjaanku kok gini-gini amat, ya?" Nah, David Graeber menulis buku yang membeberkan daftar profesi yang sebaiknya dihindari, berjudul ‘Bullshit Jobs: A Theory’

Kamu tiba di kantor setengah jam terlambat tapi tidak ada yang peduli. Kamu bikin kopi, duduk, ngecek jam, dan tiba-tiba sudah jam 1 siang saja. Tidak terasa, waktu sudah menunjukkan jam 5 sore, dan seharian kamu kurang lebih enggak ngapa-ngapain, selain numpang duduk dalam meeting dan tidak menyumbang sepatah kata pun. 

Setelah beribu-ribu hari melakukan rutinitas yang sama, di suatu malam, ketika kamu sedang duduk di sofa dan menonton acara masak di TV, kamu mulai berpikir pekerjaanmu sebetulnya sama sekali tidak bermakna.

Apabila ini terdengar seperti gambaran yang akurat tentang hidupmu (kalau iya, turut berduka cita ya), antropolog dan aktivis David Graeber mengatakan kamu mungkin kurang beruntung, dan memiliki “pekerjaan omong kosong” alias tak bermakna.

Graeber menulis sebuah artikel di majalah Strike! tentang pekerjaan-pekerjaan yang sesungguhnya tidak benar-benar berarti—artikel itu berjudul On The Phenomenon of Bullshit Jobs: A Work Rant. 

Sesudah tayang, artikel itu menjadi viral. Akibatnya, Graeber mendapatkan ratusan kisah dari orang-orang menggambarkan “pekerjaan omong kosong” mereka, yang dia kompilasi dalam sebuah buku dengan judul sama. 

Kisah-kisah itu datang dari seluruh penjuru dunia dan dari berbagai lapangan pekerjaan. Mulai dari seorang asisten post-production yang merasa bersalah akibat pekerjaannya, hingga orang yang terus ditawari kenaikan gaji biar sebetulnya dia berusaha dipecat.

Media mewawancarai Graeber tentang cara mengidentifikasi pekerjaan tidak bermakna, dan apabila pekerjaan-pekerjaan ini dimusnahkan.

Media: Apakah ada pekerjaan yang memang secara kategori tergolong omong kosong?

David Graeber: Biar orang yang melakukan pekerjaan tersebut yang menilai. Di banyak pekerjaan bidang jasa, kesan yang saya dapat adalah banyak orang tidak menyukai apa yang mereka lakukan, tapi mereka sadar mereka melakukan sesuatu yang berguna, jadi saya tidak bisa bilang begitu seenaknya.

Jadi buku ini semacam self help atau wacana pencerahan pribadi?

Saya tidak mau ada orang brengsek yang mengatakan, “Pekerjaanmu itu omong kosong.” Saya bukan seperti itu—justru kebalikannya. Apabila kamu merasa pekerjaanmu penting bagi dunia, maka saya tidak akan berargumen denganmu. Tapi kalau kamu merasa pekerjaanmu tidak berarti sama sekali, saya juga tidak akan mendebatmu. Saya rasa sangat arogan untuk mengatakan saya lebih mengerti soal ini.

Kamu pernah melakoni pekerjaan omong kosong?

Saya pernah melakukan pekerjaan yang sifatnya hanya mengisi kuota harian saja, tapi memang saya tidak datang dari dunia kayak gitu. Justru karena itulah itu rasanya sangat aneh buat saya. Itulah alasan saya menyadarinya, dan postingan blog saya menjadi populer. 

Gagasan antropologi adalah seseorang dari pihak luar akan menyadari hal-hal yang tidak disadari orang-orang yang berada di dalamnya. Saya tidak datang dari latar belakang pekerjaan profesional, jadi ketika saya tiba di sana, saya merasa, “Lah, mereka kayaknya kerjaannya gak sibuk-sibuk amat, deh—kayaknya mereka cuman duduk-duduk doang.” Jadi bagi saya, ini adalah sebuah dunia yang baru.

Oke. Ada enggak sih cara memahami apakah pekerjaan kita cuma omong kosong?

Secara umum, orang tahu, kok. Seringkali ini sangat jelas, apabila kamu hanya duduk di meja kantor sambil main ponsel. Banyak orang benar-benar enggak ngapa-ngapain seharian. Atau mereka hanya duduk, menunggu apabila ada kesalahan yang terjadi. 

Ini seperti memaksa orang untuk melakukan tugas yang sebetulnya mengganggu orang lain, dan itulah kenapa mereka merasa itu pekerjaan omong kosong. Ketika 90% pekerjaanmu hanyalah membuat orang lain merasa cemas atau berbohong ke orang, nah ini masuk ke ranah omong kosong.

Baca lanjutannya: Mengenal Bullshit Jobs, Pekerjaan yang Sebenarnya Tak Berguna (Bagian 2)

Related

Business 2686627337890667881

Recent

item