Negara Mana yang Memiliki UMR Tertinggi dan Terendah di Dunia?



Para buruh di Swiss menuntut agar pemerintah menaikkan upah minimum mereka menjadi 22 franc (sekitar US$ 25 atau Rp. 250 ribu) per jam. 

Menghadapi tuntutan itu, pemerintah Swiss dan para pengusaha mengingatkan bahwa permintaan itu bisa menghancurkan lapangan pekerjaan, menghantam pekerja dengan kemampuan rendah, dan sulit bagi anak muda untuk bersaing masuk dunia kerja.

Sementara Kementerian Ekonomi Swiss menyatakan, “Pengajuan upah minimum ini menjadi yang tertinggi di dunia.” Kenyataannya memang begitu. Jika tuntutan para pekerja di Swiss dipenuhi, maka para buruh di Swiss akan menjadi pekerja dengan upah tertinggi di dunia. 

Sebenarnya, Swiss adalah negara kaya, dengan pertumbuhan ekonomi dan lapangan pekerjaan yang di atas rata-rata negara lain. Namun, meski begitu, kesenjangan sangat terlihat antara orang kaya dan miskin di Swiss. Sebanyak 20 persen orang kaya di Swiss memiliki pendapatan lima kali lipat lebih banyak dari 20 persen masyarakat dengan pendapatan terendah.

Berbeda dengan umumnya negara maju lainnya, Swiss tidak memiliki undang-undang yang mengatur soal upah minimum. Gaji buruh merupakan hasil negosiasi antara perusahaan dengan individu, sehingga bisa dibilang di Swiss tidak ada istilah UMR atau upah minium regional.

Menyangkut UMR, negara manakah yang memiliki UMR tertinggi? Australia bisa dibilang sebagai negara dengan UMR tertinggi di dunia. Diikuti Prancis dan Selandia Baru, mereka menjadi tiga besar negara yang memberikan UMR tertinggi pada para pekerja. 

Sementara Sierra Leone, India, dan Afghanistan, dianggap sebagai tiga besar negara dengan UMR paling rendah. 

Related

International 8057235066215549094

Recent

Hot in week

item