Polisi Usut Penipuan Pembelian Mobil di Dealer Jaksel yang Viral


Polres Metro Jakarta Selatan tengah menyelidiki kasus dugaan penipuan pembelian satu unit mobil di sebuah dealer yang berlokasi di MT Haryono, Jakarta Selatan. Kasus ini sudah viral di media sosial usai korban bercerita.

Pembeli yang juga merupakan korban dalam kasus ini sudah melapor ke Polres Metro Jakarta Selatan.

"Sudah buat LP (laporan polisi) dan lagi proses pemeriksaan  atau penyelidikan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ridwan Soplanit saat dikonfirmasi, Selasa (8/3).

Sejauh ini Polres Jaksel masih mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak. Nantinya, kata Ridwan, penyidik Polres Metro Jakarta Selatan juga bakal memeriksa pihak dealer untuk dimintai keterangan.

"Ya harus (pihak dealer dimintai keterangan)," ucap Ridwan.

Di media sosial, korban menjelaskan bahwa semua berawal saat dirinya ingin membeli sebuah mobil.

Korban datang ke dealer resmi dan disambut oleh seseorang yang mengaku sebagai sales bernama Ruhan. Ruhan berpenampilan seperti sales pada umumnya, termasuk menggunakan id card hingga memberikan kartu nama.

Singkat cerita, korban akhirnya setuju melakukan pembelian satu unit mobil dengan sales bernama Ruhan tersebut. Sales juga menjanjikan potongan harga sebesar Rp10 juta.

Setelah itu, sales meminta korban mengirimkan uang Rp10 juta untuk booking fee ke rekening atas nama Dedi yang dikenalkan sebagai supervisor di dealer itu. Korban pun mendapat bukti berupa surat pemesanan kendaraan (SPK).

Korban kembali mentransfer uang sebesar Rp37 juta atas permintaan sales Ruhan agar mobil yang dipesan bisa segera dikirim.

Selanjutnya, korban kembali mentransfer uang sebesar Rp134 juta ke rekening dealer tersebut untuk pelunasan pembelian satu unit mobil.

Setelahnya, nomor sales Ruhan tak lagi bisa dihubungi. Korban lantas menghubungi pihak dealer untuk menanyakan lebih lanjut ihwal pembelian mobil tersebut.

Dari hasil pengecekan, pihak dealer menyampaikan bahwa SPK serta kuitansi yang diterima korban adalah palsu. Sales Ruhan yang bertemu dengan korban juga merupakan seorang karyawan baru. Bahkan id card serta kartu namanya disebut palsu dan dicetak sendiri. 
Namun, untuk uang Rp134 juta yang ditransfer korban benar masuk ke rekening dealer dan dijanjikan akan dikembalikan.

Atas peristiwa yang dialaminya itu, korban lantas membuat laporan ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 12 Februari lalu.

Related

News 5199081269215724638

Recent

item