Tips Memilih Pasta Gigi dan Sikat Gigi untuk Penderita Masalah Gusi


Pernahkah Anda mengalami permasalahan mulut seperti gusi berdarah saat menyikat gigi, bau mulut tidak sedap, gusi bengkak, atau mulut terasa lengket? Dalam dunia kedokteran, permasalahan itu disebut penyakit gusi atau periodontal disease. Salah satu cara mengatasi masalah gusi adalah menggunakan pasta gigi yang mengandung bakterisida dan anti-inflamasi.

Sebelum membeli pasta gigi, Anda perlu mengetahui beberapa hal penting dalam memilih pasta gigi untuk masalah gusi. 

Untuk mencegah masalah gusi, Anda perlu memeriksa bahan aktif dalam pasta gigi yang dapat membunuh atau menghilangkan bakteri penyebab penyakit pada rongga mulut, khususnya gusi. Pastikan Anda mengecek setiap kandungannya terlebih dahulu.

Bahan obat untuk mensterilkan bakteri penyebab masalah gusi antara lain isopropyl methylphenol (IPMP), cetylpyridinium chloride (CPC), chlorhexidine hydrochloride, dan sejenisnya. Sebisa mungkin Anda memeriksa bahan-bahan yang tercantum dalam kemasan, lalu pastikan produk tersebut mengandung bahan-bahan yang bisa mencegah dan mengobati masalah gusi.

Selain itu, bahan herbal seperti chamomile, sage, atau daun sirih memiliki efek anti-inflamasi dan antibakteri, sehingga meningkatkan kemampuan pasta gigi tersebut dalam membunuh bakteri. Jika Anda sudah mengalami gejala penyakit gusi ringan, gunakanlah pasta gigi yang mengandung campuran bahan-bahan tersebut.

Jika gusi Anda mengalami peradangan, sikat gigi tidak dapat menjangkau poket periodontal, dan kinerja pasta gigi tidak akan maksimal. Berhubung sisa pasta gigi yang menempel justru malah dapat menyebabkan karang gigi dan memperparah masalah gusi, hal utama yang harus Anda lakukan adalah mengatasi pembengkakan pada gusi terlebih dahulu.

Sodium chloride dan acetic acid dl-a-tocopherol yang dikenal memiliki efek obat tinggi, bisa merapatkan gusi dan mengandung zat untuk melancarkan peredaran darah. 

Selain itu, tranexamic acid memiliki efek menekan inflamasi dan mencegah perdarahan, sedangkan sodium polyphosphate (TPP) dapat mencegah karang gigi menempel serta mencegahnya kambuh lagi. Keduanya efektif untuk menekan gejala masalah gusi, jadi pastikan pasta gigi pilihan Anda mengandung bahan-bahan tersebut.

Periksa keberadaan fluoride untuk mencegah karies gigi

Fluorine memiliki berbagai efek seperti mencegah pembentukan asam, meningkatkan remineralisasi, menekan aktivitas bakteri yang menyebabkan plak gigi, dan memperbaiki enamel yang rusak. Kerusakan gigi akan lebih mudah terjadi jika Anda mengalami masalah pada gusi.

Meskipun fluorine belum terlalu dikenal oleh banyak orang, di kalangan dokter gigi bahan ini sering disebut juga fluoride, contohnya sodium fluoride yang mudah dijumpai di banyak pasta gigi. Efek samping negatif dari bahan ini relatif kecil sehingga Anda bisa menggunakannya dengan tenang.

Pilih pasta gigi dengan sifat abrasif rendah agar tidak menyakiti gigi

Kebanyakan pasta gigi mengandung bahan abrasif. Di dalam kemasan, bahan abrasif tersebut dituliskan sebagai calcium hydrogen phosphate atau calcium carbonate. Bagi Anda yang menderita masalah gusi, sebaiknya carilah produk dengan bahan abrasif sesedikit mungkin.

Ketika gusi Anda mengalami masalah, dentin yang ada pada akar gigi jadi lebih terekspos sehingga zat abrasif akan melukai dentin tersebut. 

Beberapa pasta gigi untuk mengatasi masalah gusi yang direkomendasikan oleh dokter gigi mengandung sedikit bahan abrasif atau bahkan tidak mengandung bahan tersebut sama sekali. Jadi, sebaiknya Anda memilih pasta gigi yang mengandung sedikit bahan abrasif.

Pilih pasta gigi berbentuk gel, dan hanya sedikit berbusa 

Jika Anda mengalami masalah gusi, sebisa mungkin pilihlah pasta gigi berbentuk gel atau pasta gigi dengan viskositas (kekentalan) tinggi, agar bahan aktifnya bisa bertahan lebih lama pada lubang-lubang di gigi. Dengan pasta gigi berbentuk gel, Anda lebih mudah melakukan “gum massage” yang efektif mencegah masalah gusi.

Ketika menggunakan pasta gigi yang menghasilkan banyak busa, Anda mau tidak mau harus sering mengecek gigi saat sedang menyikat karena tertutup busa. Sebaiknya Anda memilih pasta gigi yang memiliki viskositas tinggi dan sedikit busa, sehingga lebih memudahkan Anda untuk memeriksa gigi saat menyikatnya.

Related

Health 7823420643239990063

Recent

item