Kisah Danu Sofwan, Mantan Kuli dan Pengamen yang Sukses Jadi Raja Cendol

Kisah Danu Sofwan, Mantan Kuli dan Pengamen yang Sukses Jadi Raja Cendol

Banyak orang sukses yang awalnya bukan siapa-siapa, tapi kemudian menjelma jadi seseorang yang luar biasa. Salah satunya adalah Danu Sofwan. 

Semua bermula ketika ayahnya bangkrut, saat Danu masih SMP. Bakat bisnis Danu rupanya diwarisi oleh ayahnya yang seorang wirausaha. Semasa sekolah, Danu bisa hidup mewah karena ayahnya orang sukses.

Namun, semua berubah ketika ayahnya bangkrut. Semuanya kacau balau. Kehidupannya yang mewah seketika berubah 180 derajat. Sejak itu, ayahnya sakit-sakitan hingga akhirnya 2 tahun kemudian meninggal dunia. Praktis, Danu menjadi tulang punggung keluarga semenjak ayahnya tiada.

Saat itu, sebenarnya Danu punya peluang untuk kuliah, karena masih ada uang sumbangan ketika ayahnya meninggal. Hanya saja dia menolak kesempatan tersebut dan memilih untuk masuk ke dunia usaha. Pilihan pun jatuh pada bisnis sepatu.

Sayangnya, dia ditipu oleh seseorang, sehingga modalnya habis sama sekali. Danu mencoba mengejar penipu tersebut tapi gagal. Alih-alih putus asa dan menyerah dengan keadaan, Danu mencoba bangkit dengan mencoba usaha reseller. Tapi lagi, lagi, lagi, dan lagi, Danu jatuh lagi.

Dia pun vakum dari dunia usaha karena tidak punya modal sama sekali. Dia sempat jadi pengamen karena tak punya modal uang, hanya modal bisa main gitar dan suara. Dulu semasa mudanya Danu pernah jadi anak band. Tapi gagal juga bandnya.

Selain ngamen, Danu juga pernah jadi kuli yang bayarannya bahkan hampir tak mencukupi kebutuhannya sehari-hari. Miris banget. Seseorang yang sejak kecil hidup mewah tiba-tiba merasakan pahitnya hidup dengan terpaksa jadi kuli.

Mulai kepikiran bisnis lagi

Perlahan Danu mulai menabung untuk membangun mimpinya lagi, yakni menjadi pengusaha sukses. Kala itu Danu berpikir membuat bisnis yang berkaitan dengan cendol. Hanya saja cendolnya bukan seperti yang biasa kita beli.

Berhubung cendol yang tersebar di Indonesia bentuknya sama, Danu punya ide untuk membuat cendol yang lebih keren, lebih kekinian, yaitu dengan diberi susu, keju, green tea, dan berbagai macam variasi lain. Pokoknya Danu benar-benar berinovasi karena dia percaya kalau kesuksesan datang dari inovasi.

Masalahnya, modal dia saat itu cuma Rp500 ribu. Dari modal yang cuma secuil tersebut, dia coba sulap untuk menjadi jutaan demi membangun bisnis cendolnya. Akhirnya berhasil, dia launching Radja Cendol.

Dengan modal yang terbatas, Danu mengaku belajar seadanya. Ya, dia benar-benar otodidak belajar bisnis dari website. Bahkan dia sering ke Gramedia cuma buat baca buku. Kadang dia malu kalau cari buku bisnis atau IT yang plastiknya sudah copot, terus dipandangi karyawan Gramedia.

Pada akhirnya semua usahanya tak sia-sia. Kini Danu menjadi pengusaha sukses di Indonesia. Bahkan outlet Radja Cendol sudah tersebar di mana-mana. 

Related

Business 5873814244964039402

Recent

item