Kisah Driver Ojol Selamatkan HP Ade Armando Saat Dirampas Massa


Bak jatuh tertimpa tangga, hal itulah yang terjadi pada pegiat media sosial, Ade Armando. Tak hanya jadi korban pengeroyokan, ponsel milik Ade Armando pun nyaris dirampas oleh massa yang berdemo. 

Namun, beruntung sosok berseragam hijau menyelamatkan HP milik Ade Armando. 

Seperti diketahui, Ade Armando babak belur dihajar massa saat aksi demo 11 April 2022 kemarin. Dalam video berdurasi 20 detik yang beredar, Ade Armando awalnya ingin memantau aksi demonstrasi. 

Kemudian, Ade Armando didatangi ibu-ibu yang memprovokasi sambil memaki dengan kata-kata kasar. 

Tak lama setelah itu, sosok pria bertopi, diduga berinisial DUH terlihat menendang Ade Armando dari arah belakang. 

Ade Armando sempat hendak menghindar dan diamankan rekannya yang tergabung dalam Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS). Namun, massa lainnya malah ikut-ikutan menyerang dan mengeroyok Ade Armando. 

Akibat aksi kekerasan itu, tampak Ade Armando babak belur. Diduga saat itulah, ada orang yang memanfaatkan situasi untuk merampas HP Ade Armando yang dikantongi di celananya. 

Kabar tersebut diungkapkan oleh Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Mohamad Guntur Romli. 

Menurut Guntur Romli, saat HP Ade Armando nyaris dicuri, sosok driver ojol datang menjadi penyelamat. Kemudian, driver ojol itu menghubungi rekan Ade Armando mengabarkan kondisi sang aktivis. 

"Saat Ade Armando dianiaya, HP nya jg mau dirampas, tp diselamatkan driver ojol. Kemudian driver ojol itu telp no paling atas, rekan kantor Ade Armando. Kemudian diminta diantar ke kantor. Dan diantar," tulis Guntur Romli, dikutip dari akun Twitter @GunRomli. 

Mengetahui sikap mulia sang driver ojol, Guntul Romli memberikan apresiasi tinggi. Menurutnya, di tengah kebringasan massa yang aniaya Ade Armando, masih ada orang baik di sekitarnya. 

"Di tengah kebringasan, msh ada orang baik. Terima kasih driver ojol ," tulisnya. 

Pengeroyok Ade Armando Disebut Preman 

Sebagai rekan, Guntur Romli bereaksi keras terhadap pengeroyokan yang dialami oleh Ade Armando. Menurut dugaannya, para pengeroyok itu adalah preman yang menyusup. Maka dari itu, Guntur Romli menegaskan kejahatan mereka akan dibalas setimpal. 

“Ade Armando itu sosok paling keras menolak penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden, makanya dia datang dan ikut demo, tapi dia dianiaya oleh penyusup, preman-preman yg suka bawa-bawa agama. Bener-bener biadab! Ingat setiap kejahatan pasti ada balasannya!” kata Guntur Romli. 

Guntur Romli menduga, orang-orang yang memukuli Ade Armando merupakan oknum yang menyusup dan intoleran. 

“Ada yang nyebut Ade Armando naif datang ke demo hari ini, tapi Ade punya tujuan mulia, ingin menyelamatkan demokrasi dengan menolak penundaan pemilu, yang tak terduga banyak penyusup-penyusup, preman-preman intoleran, radikal yang selama ini bawa-bawa agama yang tiba-tiba mengaku ingin selamatkan demokrasi,” lanjutnya. 

Menurut Guntur Romli sosok pengeroyok Ade Armando merupakan preman radikal dan garis keras. 

“Penganiayaan biadab terhadap Ade Armando adalah bukti preman intoleran, radikal dan garis keras yang selama ini mempolitisasi agama tidak bisa dipercaya kalau koar-koar ingin selamatkan demokrasi, mereka justeru merusak demokrasi, saya semakin percaya mereka memang tidak ada tempat di demokrasi ini,” jelasnya. 

Related

News 5802777247793842030

Recent

item