Kisah Tragis sekaligus Ajaib Bayi yang Selamat dari Kecelakaan Pesawat

Kisah Tragis sekaligus Ajaib Bayi yang Selamat dari Kecelakaan Pesawat

Cecilia Chan mengalami peristiwa kecelakaan pesawat saat dia berumur 4 tahun, bersama ibu dan kakaknya. Cerita bermula saat 16 Agustus 1987, ketika dia kembali dari liburan bersama ayah, ibu (Paula) dan kakaknya (David), 6 tahun.

Mereka kembali ke Phonix, Arizona, dari Michigan setelah merayakan ulang tahun Paula di rumah orang tuanya (nenek Cecilia). Saat pesawat lepas landas di Bandara Detroit 3 C dengan ketinggian baru 500 meter, pesawat oleng dan terjatuh ke jalan raya, hingga menabrak jembatan dan banyak kendaraan tertimpa dan terbakar.

Dalam kecelakaan itu, 156 awak dan penumpang pesawat dinyatakan tewas, belum termasuk jumlah korban dari pengendara mobil. Sebuah penyelidikan menemukan bahwa kecelakaan tersebut akibat kelalaian pilot pesawat, John R.Maus, yang tidak mengonfigurasi take off pesawat dengan benar.

Cecilia Chan menjadi satu-satunya korban yang selamat dari musibah itu. Cecilia yang saat itu berusia 4 tahun ditemukan oleh tim pemadam kebakaran, dengan kondisi kritis dalam pelukan ibunya. Menurut salah satu tim penyelamat saat mengevakuasi korban kecelakaan, dia mendengar suara tangisan bayi.

Setelah mencari sumber suara tersebut, dia menemukan Cecilia yang berada di sebelah boneka bayi bersama ibunya. Dengan segera, dia melepaskan Cecilia dari pelukan ibunya yang tewas, dengan kondisi tubuh setengah terbakar. Cecilia mengalami patah kaki, tengkorak retak, dan Luka bakar.

Dia menjalani empat cangkok kulit untuk luka bakar di lengan dan kakinya. Dan setelah proses pemulihan, dia sudah dapat berjalan kembali dan hidup bahagia bersama orang tua angkatnya, Pendeta Andrew Robberech. Untuk selalu mengenang peristiwa itu, Cecilia membuat sebuah tato pesawat di lengan kirinya.

Related

International 1223504712237607998

Recent

item