Kondisi Terkini Ade Armando Masih Parah, Terus Alami Pendarahan


Pegiat media sosial sekaligus akademisi Universitas Indonesia, Ade Armando, dikabarkan mengalami gejala lanjutan imbas pengeroyokan yang dialami.

Ade Armando disebut masih mengalami pendarahan hingga menderita gangguan di bagian kandung kemih.

Sekjen ormas Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS) Nong Darol Mahmada, mengatakan dosen 61 tahun itu sudah keluar dari ruang High Care Unit (HCU) Rumah Sakit Siloam Semanggi, Jakarta Pusat.

Ade Armando langsung dilarikan ke RS Siloam setelah menjadi korban pengeroyokan pada Senin (11/4/2022). Ia dikabarkan menderita lebam-lebam, luka baret hingga pendarahan di bagian otak. Ade Armando langsung mendapat perawatan penuh di ruang HCU RS Siloam.

Tim dokter pun melakukan tes secara lengkap untuk menemukan luka di tubuhnya. Setelah dua hari berada di ruangan tersebut, pada Rabu (13/4/2022), ia dipindahkan dari ruang HCU.

"Bang Ade udah nggak di ruang HCU lagi tapi bang Ade terus intensif dimonitor oleh tim dokter," kata Nong, Kamis (14/4/2022).

"Karena itu belum bisa menerima kunjungan selain pihak yang diizinkan pihak keluarga, supaya bang Ade bisa istirahat. Belum bisa dijenguk karena masih full intensif penanganan dokter."

Meski kini kondisinya sudah relatif stabil, pengajar di jurusan FISIP UI itu masih belum sembuh benar.

"Tadi saya disampaikan oleh pihak keluarga bahwa bang ade masih pendarahan, masih ada masalah dengan kandung kemih," terang Nong, Kamis (14/4/2022).

Diketahui ada masalah di alat pernapasan Ade Armando yang sempat mengeluhkan sakit di bagian hidung.

"Masih ada masalah dengan hidung, karena kita tahu bahwa bang ade dipukuli terus menerus sangat intens gitu. Jadi ya kondisinya masih seperti itu," ujar Nong lagi.

Related

News 6253867345646407766

Recent

item