Panduan Mengatasi Kecemasan Dalam Hidup Sehari-hari (Bagian 2)


Uraian ini adalah lanjutan uraian sebelumnya (Panduan Mengatasi Kecemasan Dalam Hidup Sehari-hari - Bagian 1). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik, sebaiknya bacalah uraian sebelumnya terlebih dulu.

6. Ciptakan gaya hidup sehat 

Cara mudah untuk mengatasi kecemasan adalah dengan menciptakan rutinitas yang sehat. "Kecemasan membuat kualitas tidur memburuk, membuat kita kecanduan junk food, alkohol dan obat-obatan," kata Burton. 

Kecemasan juga membuat kita menerapkan gaya hidup pasif. Memperbaiki gaya hidup adalah langkah pertama yang harus dilakukan selama periode kecemasan yang intens. 

Jadi, daripada terjebak dalam kecemasan terus menerus, lebih baik kita fokus untuk menerapkan gaya hidup yang sehat. Misalnya, kita menetapkan aturan tak lagi memakai ponsel setelah jam 10 malam, mempraktikkan konsumsi sayur setiap hari, atau olahraga selama 20 menit setiap hari. 

"Ketika gaya hidup sehat yang kita pilih telah melekat dalam kehidupan sehari-hari, kita pasti bisa menambahkan banyak kebiasaan postif," kata Burton. "Mengontrol kebiasaan akan meningkatkan kesehatan fisik, dan mengurangi kecemasan dengan meningkatkan rasa percaya diri." 

Cara ini juga menciptakan perasaan yang mampu mengendalikan hidup, ketika situasi di sekitar kita terasa penuh tekanan. 

7. Pandang kecemasan sebagai hal istimewa 

Memiliki rasa cemas dalam hidup memang terasa menyakitkan. Tapi, menurut Nanavati, kecemasan juga memiliki beberapa sisi yang bisa kita gunakan untuk membantu diri kita. Jadi, alih-alih kita menjadi lemah karena kekhawatiran, sebaiknya kita memandangnya sebagai cara untuk mengatasi kecemasan. 

"Kita harus percaya setiap peristiwa atau keadaan adalah peluang untuk mendewasakan diri," katanya. 

Menurutnya, setiap orang dapat mencapai apa pun dengan usaha yang tepat. Jadi, daripada kita menyalahkan keadaan atau mempertanyakan kemampuan, biarkan rasa cemas memotivasi kita untuk mengubah hal-hal yang membuat khawatir. 

8. Ambil napas dalam-dalam atau meditasi teratur 

Mengambil nafas dalam-dalam atau meditasi ringan setiap beberapa jam, sangat bagus untuk mengurangi kecemasan. Agar kita melakukannya secara teratur, Torgerson merekomendasikan untuk memanfaatkan aplikasi pengingat di ponsel. 

"Ketika pengingat berbunyi, ambil tiga napas mendalam dengan diafragma. Ambil napas melalui hidung, dan keluarkan dari mulut selama lima hitungan," katanya. Kita juga bisa mengunduh aplikasi meditasi untuk menjadi pengingat setiap hari. 

9. Melakukan persiapan dan berlatih 

Saat akan melakukan hal penting, misalnya presentasi, mungkin kita diselimuti rasa khawatir. Untuk mengatasinya, kata Limongello, kita bisa melakukan latihan demi meningkatkan kinerja dan mengurangi kecemasan. 

"Riset menunjukkan, latihan seperti bermain peran dapat meningkatkan kepercayaan diri, dan mengurangi kecemasan," katanya. Untuk melakukan hal ini, kita bisa mencobanya sendiri atau meminta bantuan teman. 

10. Mencintai diri sendiri 

Kekhawatiran adalah masalah nyata. Orang yang memiliki kecemasan seringkali mengalami rasa malu, entah karena orang lain atau diri sendiri. Namun, menurut Nanavati, menyalahkan diri sendiri dan merasa malu karena kecemasan yang dialami hanya memperburuk masalah. 

Selain itu, kita juga harus mengetahui perbedaan antara perasaan stres dan kegelisahan. Kita memang harus berusaha mengurangi keduanya, dan memahami bagaimana kita menanggapi rasa sakit tersebut. 

Nanavati mengatakan, semua manusia selalu dihadapkan pada dua momen, yatu peristiwa yang menyakitkan dan bagaimana menghadapinya. Alih-alih marah pada diri sendiri, sebaiknya kita mencari cara untuk mengendalikan rasa sakit tersebut. 

Ia menyarankan agar kita tak terjebak dalam kecemasan. Sebaiknya, kita memperkuat diri sendiri dan fokus kembali pada pikiran positif. 

11. Melakukan banyak hal 

Kecemasan bisa melemahkan kita, yang pada akhirnya dapat menambah kecemasan lebih banyak lagi. Menurut Burton, untuk menghadapi hal ini, kita harus melakukan segala hal atau menyibukkan diri. 

"Kecemasan adalah ketakutan dan ketidakberdayaan. Bergantung pada lingkup situasi, dan seberapa besar dampaknya," kata Burton. 

Oleh karena itu, lakukan segala hal yang bisa kita lakukan, terutama hal-hal positif, untuk mengatasinya. Kita bisa mengatasi rasa cemas dengan menyibukkan diri dalam berbagai kegiatan. Misalnya, kita bisa melakukan kegiatan sosial atau melakukan kegiatan lain yang benar-benar bisa membuat kita kuat saat menghadapi kecemasan. 

Related

Psychology 4238399092190697705

Recent

item