Demi Bisa Makan, Warga Venezuela Pergi ke Negara Tetangga

Demi Bisa Makan, Warga Venezuela Pergi ke Negara Tetangga

Naviri Magazine - Kebutuhan makan dan obat-obatan adalah kebutuhan penting yang dibutuhkan setiap hari dan setiap saat. Karenanya, di negara mana pun tentu dua hal itu mudah diperoleh. Kita yang hidup di Indonesia juga tentu mudah mendapatkan makanan atau obat-obatan, karena warung makan ada di mana-mana, juga ada banyak apotek yang buka 24 jam.

Tetapi hal itu tidak terjadi di Venezuela. Gara-gara krisis ekonomi yang membelit, negara itu kini tidak lagi mampu menyediakan dua hal penting tersebut bagi warganya. Akibatnya, warga Venezuela terpaksa harus pergi menyeberang ke negara tetangga, Kolombia, demi bisa mengganjal perut yang kelaparan, sekaligus membeli obat-obatan.

Kementerian Luar Negeri Kolombia mengatakan, setidaknya 35.000 warga Venezuela memasuki Kolombia. Mereka memasuki Kolombia untuk membeli makanan dan obat-obatan, setelah pihak berwenang membuka perbatasan setelah ditutup selama hampir satu tahun. 

"Mereka masuk secara tertib dan tidak menimbulkan gangguan keamanan," kata Kementerian Luar Negeri Kolombia, seperti dikutip dari The Guardian.

Warga Venezuela terpaksa membeli makanan dan obat-obatan di Kolombia karena kehidupan sehari-hari di negara mereka semakin memburuk, dimana ekonomi Venezuela terjun bebas sejak 2014, dipicu anjloknya harga minyak dunia. 

"Kami telah membuat upaya yang cukup, guna menyediakan persediaan yang cukup untuk rakyat Venezuela yang akan menyebrang ke wilayah perbatasan pada hari Sabtu dan Minggu," kata Menteri Pertahanan Kolombia, Luis Carlos Villegas. 

Sementara Gubernur Tachira, wilayah Venezuela yang berbatasan dengan Kolombia, Jose Vielma, mengatakan bahwa Presiden Nicolas Maduro mendukung dibukanya wilayah perbatasan. Ia bahkan memerintahkan agar warga Venezuela dimudahkan ketika mereka menyebrang ke Kolombia. 

Sementara itu, Maduro menuding kurangnya makanan, obat-obatan, dan kebutuhan pokok di Venezuela disebabkan permainan lawan politiknya. Ia menuding bahwa lawan-lawan politiknya berusaha menabur kekacauan ekonomi untuk menggulingkannya. 

Namun, para pengkritik menilai krisis di Venezuela akibat pemerintah sosialis salah dalam mengurus ekonomi. 

Related

International 1672029775048211037

Recent

item