Mengenal Sindrom Cinderella Complex dan Tanda-tandanya

Mengenal Sindrom Cinderella Complex dan Tanda-tandanya

Istilah cinderella complex pertama kali muncul dalam buku karya Collete Dowling yang bertajuk ‘The Cinderella Complex: Women’s Fear of Independence’. Sementara itu, makna paling terkait dari cinderella complex adalah ketakutan seseorang untuk mandiri.

Dalam buku tersebut juga dikatakan bahwa sindrom ini lebih banyak menyerang wanita. Lantas tanda-tanda apa yang menunjukkan kalau kamu mengalami sindrom cinderella complex? 

Memiliki rasa percaya diri yang rendah 

Salah satu tanda seseorang mengalami sindrom cinderella complex terlihat dari rasa percaya diri yang ia miliki. Apabila seseorang memiliki rasa percaya diri yang rendah dan selalu melibatkan orang lain dalam setiap tindakannya, bisa jadi ia mengalami sindrom ini.

Tingkat rasa percaya diri yang rendah tak hanya sebatas perkara penampilan, tindakan, dan pemikiran. Masih banyak hal lain jika seseorang mengalami sindrom ini. 

Selalu bergantung pada orang lain 

Kita adalah orang yang paling berhak serta berkuasa atas diri sendiri. Namun, tak sama halnya dengan mereka yang mengalami sindrom cinderella complex. Bagi mereka, hidup mandiri terasa sangat menakutkan, sehingga menggantungkan diri pada orang lain selalu jadi pilihan utama.

Mereka cenderung takut mengambil risiko apabila melakukannya seorang diri. Penyebab timbulnya ketakutan tersebut tak lain berasal dari pola asuh yang dilakukan orang tua. 

Disebutkan dalam The International Journal of Indian Psychology, orangtua yang over-protective akan membuat anak cenderung mengalami cinderella complex.

Sulit mengambil keputusan dalam hidup 

Dalam hidup ini ada banyak sekali keputusan yang harus kita ambil, baik keputusan kecil hingga keputusan yang besar. Penderita sindrom ini tak sanggup menggambil keputusan sendiri. Mereka menunggu uluran tangan orang lain untuk mengambil keputusan tersebut.

Memang, kadang kala kita butuh masukan orang lain. Namun, tak berarti kita serta merta setuju pada semua yang mereka katakan. Termasuk setiap masukan yang diberikan adalah solusi dan jalan keluar atas masalah kita.

Merasa takut untuk mandiri 

Sebuah penelitian mengenai sindrom ini dilakukan oleh para peneliti di bawah naungan International Journal of Psychology and Educational Studies, dengan melibatkan 451 wanita di atas 18 tahun. 

Berdasarkan penelitian tersebut, mandiri jadi sebuah hal yang terasa sangat menakutkan bagi mereka yang mengalami sindrom ini. Seolah-olah apabila mereka bertindak sendiri, dunia akan runtuh, rencana akan gagal, dan masih banyak lagi.

Ketakutan seperti inilah yang akhirnya membuat mereka terus bergantung pada orang lain. Mereka selalu takut mencoba. Malah mungkin baru sebatas wacana saja sudah dianggap menyeramkan bagi mereka bila harus mencoba hidup mandiri. Hal ini bukan hanya berdampak pada perkembangan mereka secara individu, melainkan juga pada hubungan mereka dengan lawan jenis.

Enggan keluar dari zona nyaman 

Tak sedikit orang yang susah melepaskan diri dari sindrom cinderella complex. Sering kali merasa semua hal dalam hidupnya terasa mudah bila dilakukan bersama orang lain, sehingga menyebabkan ia takut bila harus lepas dari zona nyaman tersebut.

Padahal, bukan hal yang mustahil bila yang terjadi justru sebaliknya, kan? Dalam hidup kita memang butuh bantuan orang lain, namun bukan berarti orang lain yang mengambil alih semuanya dalam hidup kita, kan?

Sebagai manusia, kita tak bisa selamanya bergantung dengan orang lain. Oleh sebab itu, bila kamu merasa mengalami beberapa tanda di atas, ada baiknya segera ubah pola pemikiran yang kamu miliki saat ini. Cobalah jadi sosok individu yang lebih berani.

Related

Psychology 4988470505800322167

Recent

item