Prosesor, Teknologi Canggih yang Telah Sampai Pada Titik Akhir

Prosesor, Teknologi Canggih yang Telah Sampai Pada Titik Akhir

Adakah contoh teknologi yang sudah mencapai batas maksimal pengembangannya?

Ada. Yaitu clock speed sebuah prosesor. Setelah puluhan tahun dikembangkan, kecepatan sebuah prosesor hanya mampu menembus angka 5Ghz. Kecepatan ini pun baru bisa dicapai saat fitur Turbo Boost diaktifkan (sebetulnya secara default sudah aktif, tapi fitur Turbo Boost juga bisa dimatikan pada BIOS tertentu). Kecepatan nyata yang biasa kita pakai hanya bekerja di frekuensi 3,6Ghz.

Salah satunya adalah Intel Core i7–12700K. Intel sebetulnya sudah membuat prosesor dengan Turbo Boost 5Ghz sejak generasi 8, dengan menghadirkan Core i7–8086K, Namun hingga kini kecepatan sebuah prosesor tidak banyak bertambah. Kecepatan dasarnya hanya mentok di 3.6 Ghz hingga 4Ghz. Hanya Turbo Boost saja yang meningkat.

Mengapa kecepatan prosesor sudah mencapai batas maksimal pengembangan? Karena ukuran transistor semakin kecil dan semakin tidak stabil jika kecepatannya dinaikkan. Bisa dibayangkan kalau sebuah chip prosesor dengan ukuran 15mm x 15mm memiliki 5 milyar transistor di dalamnya dan dipaksa bekerja pada kecepatan tinggi misal 10Ghz, maka transistor kecil ini akan terlalu panas dan akan mudah rusak karena ukurannya yang sangat kecil. 

Selain panas, juga daya yang disedot akan sangat tinggi. Itulah alasan para overclocker menggunakan pendingin ekstrem bahkan liquid nitrogen, supaya suhu prosesor bisa ditekan sangat rendah untuk mengantisipasi kerusakan transistor dalam prosesor.

Itu juga salah satu alasan prosesor zaman dulu bisa di-overclock hingga 8,7Ghz dengan sangat mudah, karena transistornya masih sangat besar dan kuat sehingga saat arus listriknya dinaikkan untuk mempercepat clock speed tidak merusak transistor. Hingga saat ini belum ada prosesor modern yang bisa di-overclock untuk menyaingi kecepatan prosesor jadul AMD FX-8350 32nm.

Dengan kelemahan transistor zaman sekarang, para produsen prosesor mengakali batas maksimal kecepatan dengan membuat inti prosesor lebih banyak dan fitur lebih banyak juga. Dengan inti lebih banyak, maka kecepatan sebuah prosesor tidak perlu tinggi, hemat daya dan tidak panas. 

Karena kecepatan sebuah komputasi tidak hanya ditentukan oleh clock speed prosesor. Namun fitur-fitur pendukung di dalamnya juga berperan sangat penting dalam melakukan komputasi lebih cepat, selain juga ditentukan oleh software yang lebih simpel dan mudah dieksusi oleh prosesor.

Sebagai penutup, AMD FX-8350 yang bisa di-overclock hingga 8,7Ghz belum tentu lebih cepat dibanding Intel Core i9–12900K dengan Turbo boost 5,2Ghz tanpa di-overclock.

Related

Technology 8749263846627133015

Recent

item