Urusan Melipat Kertas Ternyata Tak Seremeh yang Kita Sangka

Urusan Melipat Kertas Ternyata Tak Seremeh yang Kita Sangka

Jika kamu melipat kertas sebanyak 103 kali, maka ketebalannya sama dengan alam semesta yang bisa diamati.

Melipat kertas menjadi dua secara berulang-ulang jauh lebih sulit daripada yang kita dengar. Rekor melipat kertas berulang saat ini adalah 12 kali lipatan, yang dilakukan lebih dari satu dekade yang lalu oleh siswa sekolah menengah Amerika, Britney Gallivan.

Sebelum dia memecahkan rekor dengan melipat kertas sebanyak 12 kali, rekor tertinggi yang telah dicapai hanya tujuh lipatan, dan hal ini dipercaya bahwa secara fisik tidak mungkin dapat dilipat lagi.

Fenomena tersebut didasari pada pertumbuhan eksponen dari ketebalan kertas ketika ia dilipat menjadi dua bagian - setiap lipatan ketebalan kertas tersebut menjadi dua kali lipat, dan hal tersebut membutuhkan energi lebih untuk melipatnya.

Jika kita asumsikan kertas memiliki ketebalan 0.099mm, melipat kertas sebanyak tiga kali akan setebal kukumu. 10 lipatan akan setebal lebar tangan. 23 lipatan akan menjadi satu kilometer. 30 lipatan akan membawamu ke ruang angkasa. Kertasmu akan tebal dan setinggi 100 kilometer.

Lipatlah terus. 42 lipatan akan membawamu ke bulan. Dengan 52 lipatan, ketebalan kertasmu akan membawa kamu terbakar di matahari.

Kita percepat saja, 81 lipatan akan tebal dan menjadi 123.786 tahun cahaya, hampir setebal Galaksi Andromeda (sekitar 141.000 tahun cahaya).

90 lipatan akan membuat kertasmu setebal 130.8 juta tahun cahaya, lebih besar daripada Virgo Supercluster (sekitar 110 juta tahun cahaya).

Dan akhirnya, pada lipatan ke-103, kertasmu akan membawamu keluar dari alam semesta yang sejauh ini teramati, sekitar 93 miliar tahun cahaya.

Matematika benar-benar tidak bisa dipercaya, seperti alam semesta kita.

Related

Science 8611688887394668067

Recent

item