Negara-negara dengan Biaya Kuliah Termahal di Dunia

Negara-negara dengan Biaya Kuliah Termahal di Dunia

Naviri.Org - Kuliah adalah upaya mendapat pendidikan, yang diharapkan bisa mengantarkan seseorang menuju kehidupan lebih baik di masa depan. Kedengarannya mewah, dan tidak setiap orang mampu mendapatkan. Kenyataannya, biaya kuliah memang mahal, sehingga tidak setiap orang mampu memperolehnya, karena keluarga tidak ada dana untuk membiayai.

Sejak saat pendaftaran, mulai masuk kuliah, menjalani masa-masa perkuliahan—dengan berbagai kewajiban dan keperluan—sampai lulus, wisuda, dan mendapatkan gelar, semuanya membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Riset World Economic Forum (WEF) tentang biaya kuliah di beberapa negara dengan kualitas terbaik menunjukkan bahwa untuk memperoleh pendidikan bagus tidaklah murah. Hanya mereka yang memiliki uang banyak, atau keistimewaan, bisa memperolehnya. Untuk tahun ajaran 2013-2014, studi WEF menunjukkan 10 negara dengan biaya pendidikan termahal. Studi tersebut berfokus pada mahasiswa lokal yang kuliah di negara masing-masing, agar tidak tercampur dengan mahasiswa asing.

Riset lain yang dilakukan oleh Online B2B yang menganalisa data dari Quacquarelli Symmonds (QS) Top Universities, mencoba membandingkan biaya kuliah dengan total pendapatan. Dari situ bisa diketahui berapa persen uang yang kita keluarkan dari pendapatan tahunan untuk kuliah. Lalu negara-negara mana saja yang memiliki biaya kuliah paling mahal?

Inggris dan Amerika

Inggris dan Amerika Serikat adalah dua negara yang masuk daftar teratas negara termahal untuk kuliah, tercatat sekitar 30 persen pendapatan digunakan untuk biaya kuliah. Variabel yang digunakan adalah biaya kuliah untuk tahun akademik 2014/2015 dan pendapatan berdasarkan Gallup Median Self-Reported Income periode 2013.

Dari data yang ada itu, Business Insider membuat daftar negara-negara dengan biaya kuliah termahal di dunia. Data tersebut dihitung berdasarkan uang yang dikeluarkan untuk kuliah setingkat sarjana di bandingkan dengan pendapatan bulanan rumah tangga. Beberapa data yang ada menunjukkan orang tua di negara tertentu rela mengeluarkan 90 persen pendapatan mereka untuk memberikan pendidikan tinggi bagi anaknya.

Jepang

Di Jepang, ada 500 universitas atau sekolah tinggi yang tersebar di pelbagai kota. Kebanyakan universitas di negara ini fokus pada sains, matematika, dan teknik. Biaya pendidikan yang mesti dikeluarkan orang tua untuk satu anak mencapai 5.152 dolar AS per tahun.

Angka itu bisa membengkak hingga 24.000 dolar AS sampai mahasiswa tersebut lulus kuliah, atau sebesar 18 persen dari total pendapatan rumah tangga.

Singapura

Singapura berada di daftar berikutnya, sebagai negara dengan biaya kuliah termahal. Biaya yang perlu dikeluarkan satu keluarga untuk anak mereka hingga lulus kuliah mencapai 35.400 dolar AS atau setara dengan 36 persen dari pendapatan rumah tangga keluarga tersebut.

Singapura memiliki lima universitas negeri bergengsi dengan kualitas tinggi. Negara ini juga menjadi tujuan bagi negara-negara di Asia Tenggara untuk kuliah, karena kualitas pendidikan teknik dan kesehatan yang baik.

Inggris

Inggris merupakan negara di Eropa yang memiliki banyak universitas dengan kualitas terbaik di dunia, seperti Oxford dan Cambridge. Untuk kuliah di negara ini, biaya pendidikan yang dikeluarkan juga tidak murah. Biaya kuliah di Inggris mencapai 13.654 dolar AS per tahun, tergantung jurusan dan tempat kuliah yang diambil.

Total biaya yang mesti dikeluarkan hingga bisa lulus dan mendapatkan gelar di Inggris mencapai 40.290 dolar AS, atau setara dengan 42 persen dari pendapatan rumah tangga di Inggris.

Ukraina

Ukraina pernah menjadi negara yang memiliki lebih banyak universitas dari Italia, Prancis, Jerman, Polandia, dan Belgia digabung sekaligus. Namun, saat ini negara yang tengah mengalami gejolak politik ini hanya memiliki 200 universitas dari 900 universitas yang pernah ada sebelumnya.

Ukraina memiliki universitas yang fokus pada pendidikan militer, yang lulusannya bisa langsung bergabung menjadi personil tentara. Biaya yang dihabiskan sampai lulus mencapai 23.200 dolar AS, atau setara dengan 52 persen dari pengeluaran rumah tangga di Ukraina.

Malaysia

Malaysia termasuk negara yang paling banyak mengeluarkan uang untuk biaya pendidikan. Setidaknya, sampai lulus kuliah, keluarga sederhana di Malaysia mesti mengeluarkan 18.000 dolar AS. Angka itu setara dengan 55 persen pendapatan rumah tangga di negeri jiran ini.

Saat ini, Malaysia memiliki sekitar 20 universitas dengan kualitas tinggi yang bersaing dengan negara-negara lain. Biaya kuliah per bulan di negara ini mencapai 470 dolar AS. Artinya, tanpa beasiswa, pinjaman, atau subsidi dari negara, hanya mereka yang memiliki banyak uang yang bisa mendapatkan pendidikan tinggi di sana.


Related

Insight 6885865409349002447

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item