Rahasia di Balik Kesuksesan Indomie

Rahasia di Balik Kesuksesan Indomie

Naviri.Org - Siapa yang tak kenal Indomie? Nyaris semua orang Indonesia mengenal Indomie sebagai salah satu mi instan populer yang mungkin setiap hari disantap, atau dijadikan stok di rumah. Sebagai jaga-jaga kalau sewaktu-waktu kelaparan dan butuh pengganjal perut.

Sebagai makanan yang cukup mengenyangkan, mi instan memang praktis, karena mudah dibuat, sekaligus mudah didapatkan di mana pun. Di antara banyak mi instan yang beredar, Indomie adalah salah satunya.

Indomie adalah mi instan produksi PT Indofood Sukses Makmur. Mi instan Indomie sudah muncul berpuluh tahun lalu, dan hingga hari ini masih bertahan sebagai mi instan yang digemari banyak orang. Apa rahasia kesuksesan Indomie, hingga mampu menjadi mi instan yang terus digemari dari masa ke masa?

Bertahannya Indofood di kancah persaingan mi instan di Indonesia dipengaruhi oleh sejumlah strategi, salah satunya ialah dengan mengandalkan jalur distribusinya yang sudah mumpuni. Indomie juga memiliki cita rasa yang kuat, khas, dan makin hari makin banyak pilihan rasa. Dua faktor itu sudah cukup untuk menjadikan Indomie sebagai salah satu produk makanan cepat saji yang paling digemari masyarakat Indonesia.

Tetapi kedigdayaan ini bukannya tanpa penantang. Pangsa pasar Indofood secara perlahan tergerus oleh pesaing-pesaing baru. Berdasarkan laporan datacon.co.id, Indofood sempat menguasai 90 persen pangsa pasar mi instan pada 2009. Namun, angkanya terus susut hingga kini menjadi hanya 72 persen.

Salah satu pesaing utama Indofood adalah produk Wings Food. Perjuangan Wings Food untuk meraih pangsa pasar juga tidak mudah. Sejak Mie Sedaap diluncurkan pada 2003, baru pada 2011 Wings Food bisa merebut pangsa pasar dengan jumlah yang cukup berarti.

Berdasarkan nilai Compound Annual Growth Rate (CAGR), Wings Food mengalahkan Indofood. Selama periode 2003 – 2013, CAGR pendapatan Indofood hanya 10 persen per tahun. Sementara Wings mencatatkan pertumbuhan lebih signifikan, yakni hingga 26 persen. Pemain lain rata-rata hanya tumbuh 7 persen.

Namun, harus diakui jika bertahannya Indomie di kancah persaingan mi instan dalam negeri juga berkat citra produknya yang “Indonesia banget” (dari namanya saja mengandung kata 'Indo'). Atas pangsa pasarnya yang meluas hingga ke luar negeri, Indomie menjadi satu dari sedikit brand asli Indonesia yang mampu melebarkan pasar di tingkat internasional, serta sukses meraih pundi-pundi keuntungan di banyak negara.

Wilayah penjualan Indomie meliputi tak hanya di Asia, namun juga di Eropa, Amerika Utara, Australia, hingga ke negara-negara Afrika. Untuk memudahkan proses distribusi, Indofood juga membangun pabrik Indomie di sejumlah negara. Pabrik Indomie tersebar antara lain di Saudi Arabia, Suriah, Mesir, Malaysia, hingga di Nigeria.

Pabrik Indomie di Nigeria telah ada sejak lebih dari 20 tahun yang lalu, dan Indomie telah menjadi produk mi instan yang sangat populer di Nigeria. Saking populernya, banyak warga Nigeria yang menyangka bahwa Indomie adalah brand negara mereka. Kabarnya, pabrik Indomie di Nigeria adalah produsen mi instan terbesar di kawasan Afrika Barat.


Related

Food 4276740877776198660

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item