4 Artis Indonesia yang Pernah Mengalami Pelecehan Seksual

4 Artis Indonesia yang Pernah Mengalami Pelecehan Seksual

Naviri.Org - Tidak ada orang yang menginginkan menjadi korban pelecehan seksual. Namun, pelecehan seksual bisa menimpa siapa saja, khususnya wanita. Pelecehan seksual bisa berbentuk fisik maupun verbal. Apa pun bentuknya, pelecehan tetap pelecehan, dan itu bisa menjadi peristiwa traumatis bagi si korban.

Sebagian korban pelecehan seksual memilih diam, karena mungkin malu jika harus mengungkapkan, atau bisa pula karena takut. Namun, sebagian lain memilih untuk mengungkapkannya, dengan tujuan agar para wanita lain tidak perlu takut menyuarakan hal sama jika menjadi korban. Berikut ini adalah empat artis wanita Indonesia yang pernah menjadi korban pelecehan, dan mereka memilih bersuara.

Via Vallen 

Penyanyi dangdut Via Vallen mengungkap dugaan pelecehan seksual yang dilakukan secara verbal, melalui fitur Insta Story di akun Instagram-nya, @viavallen, Selasa (5/6/2018).

Dalam foto dari bidik layar (screenshot), tampak pesan yang dikirim melalui direct message (DM) Instagram tersebut. "I want u sign for me in my bedroom, wearing sexy clothes," tulis pengirim pesan tersebut.

Via menulis, bahwa ia tidak mengenal secara pribadi pria yang mengirim pesan melecehkan itu. Namun, ia menyebut bahwa si pengirim adalah seorang pemain sepak bola yang terkenal di Indonesia.

Via pun masih berniat baik dengan menutup nama dan foto profil pesepak bola yang mengirimkan pesan tak senonoh tersebut. Penyanyi lagu "Sayang" itu merasa sangat terhina, dan menegaskan bahwa dia bukan perempuan seperti yang dibayangkan pria itu.

Maia Estianty 

Artis musik Maia Estianty juga pernah mengalami pelecehan seksual saat masih duduk di bangku sekolah dasar. Atas dasar itu, ia berpendapat anak-anak perlu mendapat pendidikan seks yang tepat, agar terhindar dari pelecehan seksual.

"Kenapa pendidikan seks penting? Saya pernah mengalami pelecehan seksual sewaktu zaman SD (sekolah dasar)," kata Maia.

Maia mengatakan, pelecehan seksual itu terjadi ketika ia bertandang ke rumah pamannya. Seorang pembantu pamannya menyentuh beberapa bagian tubuhnya. Menurut Maia, kala itu dia tidak mengetahui bagian-bagian vital seorang perempuan. Sebab, Maia tidak pernah mendapat pendidikan seks dari orangtuanya.

Kirana Larasati 

Sama halnya dengan Maia. Lewat akun Twitter-nya, @_kiranalara, Kirana mengaku ia pun pernah mengalami pelecehan seksual secara fisik ketika duduk di bangku sekolah dasar.

"Pertama kali alami pelecehan seksual umur 10 tahun, kelas 5 SD. Dada saya dipegang anak remaja pakai baju SMA di jalanan," tulis Kirana.

Pemeran April dalam film Slank Nggak Ada Matinya ini mengaku, saat itu dirinya sangat ketakutan dan tragedi itu menjadi pengalaman traumatik baginya. "Saya cuma bisa gemetar dan nangis lari. Mau bilang orangtua tapi malu. Sangat traumatik. #sayajuga," tulis dia.

Hannah Al Rashid 

Begitu pun dengan artis peran Hannah Al Rashid, yang pernah dilecehkan di jalanan Jakarta. Tidak hanya secara verbal berupa kata-kata porno, tetapi juga secara fisik. Aktris kelahiran London, 25 Januari 1986 ini mengaku mengalami pelecehan seperti itu hampir setiap hari.

"Kalau orang naik motor terus grepein saya, memegang badan dan tubuh saya, lalu kabur, sudah pernah di jalan juga," kata Hannah.

Pengalaman pelecehan seksual yang menurutnya paling ekstrem adalah ketika seorang pria mengeluarkan alat kelaminnya dan melakukan masturbasi di hadapannya. Kejadian itu menimpanya hingga dua kali. Hannah memilih menceritakan pengalaman buruknya itu, untuk menjadi pembelajaran bagi para wanita.

Baca juga: Penjelasan Via Vallen Soal Pelecehan yang Dilakukan Pesepak Bola

Related

Celebrity 4011220058190901210

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item