Kenapa Lagu 'Pintu Sorga' GIGI Mirip Nada 'Bang Toyib'? Ini Penjelasan Armand Maulana

Kenapa Lagu 'Pintu Sorga' GIGI Mirip Nada 'Bang Toyib'? Ini Penjelasan Armand Maulana, naviri.org, Naviri Magazine, naviri majalah, naviri

Naviri Magazine - Pencinta musik Tanah Air tentunya sudah sangat familiar sekali dengan lagu dari band GIGI berjudul “Pintu Sorga”. Tembang religi yang diambil dari album bertitel sama dengan lagu itu di tahun 2006 tersebut memang kerap menimbulkan selintas pertanyaan bagi sedang mendengarnya.

Para pendengar lagu tersebut tak jarang mempertanyakan mengapa nada dan irama lagu Pintu Sorga itu begitu mirip dan seperti begitu identik dengan tembang dangdut “Bang Toyib” yang juga sempat populer di kalangan masyarakat.

Dan terkait hal tersebut, ternyata pernah dibeberkan langsung oleh sang vokalis GIGI, Armand Maulana beberapa waktu lalu.

Dalam tayangan “Ngobam (Ngobrol Bareng Musisi) di video YouTube Gofar Hilman, Armand dengan gamblang menjawab pertanyaan salah satu warganet tentang alasan dari kemiripan irama dari lagu Pintu Sorga dengan Bang Toyib.

“Emang bener, emang itu lagu yang sama. Ini ada satu klarifikasi ya, ini gua dengan Haddad Alwi. Kebetulan waktu itu kita (GIGI) di Sony (Music/label rekaman) Haddad Alwi juga di Sony, wah lagu ini tuh keren banget ya. Haddad Alwi ngomong sama gua, itu adalah lagu asli Syria,” ungkap Armand.

“Kata Haddad Alwi ‘saya bisa menyatakan bahwa karena guru saya bawa lagu itu beli dari Syria, jadi kayak lagu rakyatnya, lah. Kayak kalau di Sunda itu lagu ‘Cincang Keuling’ atau di Jawa ‘Gundul-gundul Pacul’ kayak gitu,” tambahnya.

“Haddad alwi bilang ‘silahkan saja Man, bawain aja Man karena itu lagu Syria’. Makanya liriknya Pintu Sorga itu yang bikin liriknya kita mintanya Pak Taufik Ismail yang bikin. Jadi memang benar dari satu lagu, dan sebenarnya aslinya itu lagu Syria,” tegas Armand.

Dan berbekal jaminan dari Haddad Alwi itulah, GIGI pun mantap mengusung nada tersebut menjadi lagu religi Pintu Sorga yang telah banyak dikenal pencinta musik Tanah Air.

Related

News 1040621072273938201

Recent

item