MUI Minta Jokowi Bijak Putuskan Kapolri Baru, Denny Siregar: Maksudnya Harus Ada Stempel Halalnya Dulu


Naviri Magazine - Pegiat media sosial Denny Siregar menanggapi permintaan Majelis Ulama Indonesia (MUI) kepada Presiden Joko Widodo agar lebih arif dalam menunjuk Kapolri baru.

Denny tak habis pikir jika sosok Kapolri harus dilabeli ‘halal’ oleh MUI. Menurutnya, pengangkatan Kapolri merupakan hak prerogatif presiden, bukan rekomendasi dari lembaga tertentu.

“Maksud @MUIPusat itu Pak @jokowi, calon Kapolri harus ada stempel halalnya dulu,” cuitnya lewat akun Twitter @DennySiregar7.

“Ini nyari Kapolri apa nyari kulkas, pake stempel segala,” sindirnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua MUI Anwar Abbas meminta Presiden Jokowi lebih bijaksana dalam memutuskan sosok calon Kapolri baru, pengganti Jenderal Idham Azis.

“Presiden hendaknya kalau akan mencalonkan dan menunjuk seseorang menjadi kapolri pertimbangannya tentu tidak cukup hanya didasarkan kepada kedekatan, loyalitas, dan profesionalitas saja tapi harus lebih luas dari itu,” kata Anwar Abbas, dalam keterangan tertulis.

Menurutnya, belakangan ini terdapat isu yang menandakan hubungan antara pemerintah dan umat Islam terganggu. Ia menilai masih ada sebagian umat Islam yang menganggap kriminalisasi terhadap ulama masih sering terjadi.

Kendati pemerintah membantah adanya kriminalisasi, namun Anwar mengatakan sikap seperti itu tidak boleh dipandang remeh.

“Karena dia bisa menjadi seperti api di dalam sekam, apalagi kalau seandainya sebagian besar umat islam merasa terus menerus disakiti dan dikecewakan,” jelas Anwar.

Related

News 2642154183503123673

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item