Kisah 10 Pembunuh Bayaran Paling Terkenal Sepanjang Sejarah (Bagian 2)


Naviri Magazine - Uraian ini adalah lanjutan uraian sebelumnya (Kisah 10 Pembunuh Bayaran Paling Terkenal Sepanjang Sejarah - Bagian 1). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik, sebaiknya bacalah uraian sebelumnya terlebih dulu.

Salvatore Gravano

Pernah mendengar julukan Sammy The Bull? Itu adalah julukan yang diberikan untuk pembunuh bayaran bernama Salvatore Gravano. Gravano mendapat julukan "The Bull" karena memiliki tubuh besar, dan kebiasaannya yang selalu berkelahi dengan sesama mafia. Testimoni darinya membuat bosnya, yang bernama John Gotti, dipenjara seumur hidup.

Gravano mengaku pada publik bahwa dia telah membunuh 19 orang selama karirnya sebagai pembunuh bayaran. Akibat perbuatannya, Gravano dijatuhi hukuman 5 tahun penjara. Setelah bebas, Gravano kembali melakukan kegiatan mafia, dan terlibat dengan organisasi kriminal di Arizona. Akibatnya, Gravano kembali masuk penjara. 

Jose Manuel Martinez

"Jangan menilai buku dari sampulnya," begitulah kalimat yang cocok diberikan pada orang ini. Pembunuh bayaran ini sebenarnya tidak memiliki wajah dan fisik yang cocok dikategorikan sebagai pembunuh bayaran. Orang yang melihatnya pasti mengira pria ini hanyalah pria tua biasa yang kesepian. Siapa sangka, di balik itu semua, dia adalah pembunuh bayaran yang terkenal dan sadis.

Jose Manuel Martinez, yang berasal dari California, diduga telah membunuh lebih dari 40 orang dalam kurun waktu beberapa tahun. Dan kebanyakan korbannya adalah gembong narkoba Meksiko. Seperti kebanyakan pembunuh bayaran, mereka tidak pernah mengaku untuk siapa mereka bekerja. Itu juga yang dilakukan oleh Martinez. 

Abraham Reles

Nama Abu Reles sangat terkenal di dunia kriminal sebagai pembunuh bayaran. Dia telah bekerja untuk mafia dari tahun 1920 sampai tahun 1950. Di tahun 1930-an, Reles telah membunuh banyak keluarga kriminal terkenal di New York. Salah satu metode Reles dalam membunuh korbannya adalah menusuk kepala korbannya dengan alat pemecah es. 

Tahun 1940, demi meloloskan diri dari hukuman, Reles mengkhianati temannya sendiri. Suatu waktu, Reles dijadwalkan akan menjalani sidang bersama bos mafia, Albert Anastasia. Pada pagi hari sebelum menjalani sidang, Reles ditemukan tak bernyawa di trotoar. Tidak ada yang tahu apakah dia didorong dari jendela atau melompat sendiri.

Benjamin Siegel

Penampilan rapi dan juga temperamental, itulah sosok yang digambarkan oleh Benjamin Bugsy Siegel. Bugsy Siegel berprofesi sebagai pembunuh bayaran, yang dikenal juga sebagai penembak produktif. Jika ada anggota mafia yang tidak ingin tangannya dikotori oleh pekerjaan membunuh, Siegel adalah pilihan utama yang akan disewa. 

Sepanjang perjalanannya sebagai pembunuh bayaran, telah banyak bos mafia yang ia bunuh, salah satunya adalah Masseria dan Salvatore Maranzano pada tahun 1931. Dengan cara membunuh yang barbar, Siegel termasuk dalam kelompok pembunuh terkenal bernama Murder, Inc.

Richard Kuklinski

Inilah pembunuh bayaran paling terkenal yang pernah ada dalam sejarah. Dialah Richard Kuklinski, dijuluki Ice Man. Sepanjang karirnya, Kuklinski telah membunuh lebih dari 200 orang. Dari 200 orang tersebut, Kuklinski tidak pernah sekalipun membunuh perempuan dan anak-anak. 

Kuklinski beraksi sebagai pembunuh bayaran pada tahun 1950-1988 di New York dan New Jersey. Kuklinski adalah pembunuh bayaran yang bekerja untuk keluarga DeCavalcante. DeCavalcante adalah keluarga krimina terkenal di Amerika. 

Pertama kali Kuklinski membunuh orang ketika dia berusia 14 tahun. Kuklinski membunuh seorang pengganggu dengan menggunakan kayu. Untuk menghilangkan jejaknya, Kuklinski memotong jari dan gigi korbannya, sebelum membuangnya ke jembatan South Jersey.

Related

History 8237506039481175750

Recent

item