Sejarah dan Asal Usul Video Klip di Dunia Musik


Naviri Magazine - Kita yang hidup di masa sekarang tentu sudah akrab dengan video klip atau video musik, yaitu tayangan visual yang mengiringi sebuah lagu ketika diputar. Karena berbentuk visual, video klip hanya bisa disaksikan melalui televisi, atau sarana lain yang memungkinkan. 

Di dunia musik, video klip memiliki peran penting dalam ikut menarik perhatian para penikmat musik. Karena itu, pada musisi pun ingin memiliki video klip sebagus mungkin.

Asal usul dan perkembangan video klip musik, hingga seperti yang kita kenal, tidak bisa dilepaskan dari sejarah MTV. Merekalah yang berperan penting dalam menghadirkan musik tidak hanya secara audio, namun juga secara visual.

Pada 1983, MTV mendanai pembuatan video klip lagu "Thriller" karya Michael Jackson. Klip tersebut diharapkan bisa jadi contoh atau panduan bagi penyanyi lain yang hendak membuat video klip. 

"Thriller" ialah video klip pertama dengan durasi 14 menit. Dalam satu hari, video ini bisa berkali-kali ditayangkan di MTV. Penayangannya pun disertai pengumuman agar publik tidak terlewat menyaksikan klip. "Thriller" diminati dan membuat sejumlah musisi lain menciptakan video klip dengan format serupa.

MTV hendak mengulang kesuksesan "Thriller" dengan mendanai video klip Madonna. Dalam bab "The Two M’s Madonna Touches M TV For The Very First Time", Marks dan Tannembaum menulis bahwa Madonna adalah wanita pertama yang menjadikan video klip sebagai medium provokasi dan eksibisionisme. 

“Madonna mengisi video dengan adegan salib terbakar, ciuman sesama jenis, sex toys, dan mengekspos belahan dada,” catat Marks dan Tannembaum. Meski terlihat vulgar, video ini membawa dampak baik bagi MTV.

Nama MTV terus melambung. Pada 1984, mereka mengadakan MTV Video Music Awards untuk pertama kali. Npr melaporkan bahwa kepopuleran MTV sempat dijadikan ajang kampanye Bill Clinton pada 1990-1991. 

Pada tahun yang sama, MTV berinovasi lagi dengan menciptakan reality show bertajuk The Real World. Npr mengutip pernyataan Tannembaum, yang menyebut bahwa reality show punya rating yang lebih tinggi ketimbang video musik. Sejak 1992, MTV mengurangi penayangan video musik. 

Daya tarik MTV masih besar. Pada 1995, MTV Indonesia hadir di stasiun televisi ANTEVE. Pada 2002, MTV Indonesia pindah tayang ke Global TV, dengan waktu penayangan yang lebih panjang. 

Program yang ditayangkan disesuaikan dengan penonton di Indonesia. Selama ditayangkan, MTV Indonesia setidaknya punya sekitar 60 program. Stasiun televisi tersebut berhenti tayang di dalam negeri pada 2015. Stasiun televisi terakhir yang menayangkan program MTV ialah RTV.

Kini, MTV pusat tengah berjuang agar dapat bertahan seiring berubahnya zaman. Mereka tidak lagi bergantung pada video musik dan para VJ, melainkan pada program reality show seperti Jershey Shore.

Related

Entertaintment 6470907823613799357

Recent

item