Cara Melakukan Kayang yang Benar, dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Kayang merupakan salah satu gerakan senam lantai yang mengutamakan kelenturan tulang belakang dan kekuatan tangan dan kaki. Gerakan ini umum dilakukan pada sesi akhir senam yoga. 

Cara Melakukan Kayang yang Benar, dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Posisi tubuh saat kayang yaitu melengkung 180 derajat menghadap ke atas dengan tumpuan pada kedua tangan dan kaki. Posisi ini memerlukan kerja sama otot bahu, perut, dan paha. Apabila dilakukan dengan benar, kayang dapat memberikan efek yang baik bagi tubuh. 

Dikutip dari laman Verywellfit, kayang bisa membantu mengurangi sakit punggung. Gerakan ini bermanfaat untuk meningkatkan fleksibilitas tubuh bagian belakang. Selain itu, kayang juga bisa membantu memperbaiki postur dada, bahu, dan pinggul. Ini sangat berguna bagi mereka yang memiliki postur bahu bungkuk karena terlalu lama bekerja di depan komputer. 

Melakukan kayang secara rutin juga bermanfaat untuk memperkuat otot lengan atas, bahu, perut, dan paha. Kerja sama otot-otot ini juga diperlukan agar kayang bisa dilakukan secara optimal. 

Mengutip laman Yogajournal, instruktur yoga Danielle Diamond menjelaskan bahwa kayang dapat menstimulasi kelenjar thyroid dan pituitary glands yang bisa meredakan rasa gelisah dan depresi. 

Cara Melakukan Kayang dengan Benar 

Banyak pemula umumnya ragu melakukan kayang karena khawatir sakit punggung atau kepala terbentur ke lantai saat tidak bisa menjaga keseimbangan tubuh. Namun, hal ini bisa diantisipasi dengan memperhatikan langkah-langkah melakukan kayang dengan benar. 

Berikut langkah-langkah melakukan kayang secara berurutan: 

1. Berbaringlah di atas matras. 

2. Tekuk kedua kaki hingga mendekati bokong. Pastikan posisi kaki sejajar dan berikan sedikit jarak diantara paha. 

3. Tekuk kedua tangan, lalu posisikan telapak tangan di samping kepala. Posisi jari menghadap ke arah kaki. 

4. Pastikan kekuatan kaki dan tangan siap memberikan dorongan untuk kayang. 

5. Tarik napas dan dorong tubuh ke atas secara perlahan. Posisi kepala rileks menghadap ke depan dengan posisi terbalik. 

6. Pertahankan kekuatan dan kestabilan pada posisi ini dengan menekan matras. 

7. Tahan selama 5-10 menit. 

8. Untuk mengakhiri gerakan, turunkan lengan dan paha secara perlahan, lalu biarkan punggung menyentuh matras. 

Biasanya, pemula melakukan beberapa kesalahan saat kayang, seperti posisi kaki yang renggang dan menekan otot pantat terlalu kuat. Posisi kaki dan lutut yang renggang bisa memberikan tekanan lebih pada punggung. Anda bisa menekan otot paha untuk mempertahankan posisi kaki dan lutut tetap sejajar. 

Sementara itu, penekanan otot pantat yang terlalu kuat juga bisa membuat posisi punggung saat kayang tidak optimal. Ini disebabkan oleh adanya tekanan lebih pada punggung.

Related

Health 8768102359884302441

Recent

item