Bayar Tol Tanpa Berhenti Bakal Diterapkan di Indonesia Tahun Ini

Bayar Tol Tanpa Berhenti Bakal Diterapkan di Indonesia Tahun Ini

Indonesia akan menerapkan sistem pembayaran tol tanpa berhenti. Hal ini diharapkan menjadi solusi agar perjalanan di tol lebih lancar. Sebab, salah satu yang menghambat arus lalu lintas adalah transaksi di gerbang tol.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan, saat ini sistem pembayaran tol tanpa berhenti masih dikaji oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Dia berharap agar penerapan pembayaran tol tanpa berhenti bisa diterapkan secepatnya.

"Ini masih proses research and development oleh pihak BUJT termasuk PUPR, termasuk juga pihak dari BPJT. Mudah-mudahan saya berharap cepat ya, karena di beberapa negara sudah diterapkan juga," ujar Budi dalam konferensi pers secara virtual, baru-baru ini. 

Dia bilang, dengan melaju 40-50 km/jam, mobil bisa langsung lewat tanpa berhenti untuk transaksi tol. Ini, menurut Budi, pastinya akan membantu memperlancar perjalanan.

"Apalagi nanti Palimanan juga sudah tidak ada transaksi, jadi transaksi itu hanya ada di—katakan—Cikampek Utama, setelah itu nanti di exit-exit jalan tol di beberapa daerah," sebutnya.

Budi mengatakan, pihaknya bakal menagih kepada pihak BPJT kapan sistem bayar tol tanpa berhenti diterapkan di Indonesia. Dia berharap sistem ini bisa diterapkan tahun ini.

"Tentunya sudah mendengar terkait hal ini sekaligus mengingatkan kepada saya untuk menagih juga nanti kepada teman-teman BPJT, kapan ini dilakukan pendalaman atau penguatan kembali, sehingga minimal dalam waktu yang tidak terlampau lama sebelum tahun 2023 bisa dijalankan," ucapnya.

Transaksi tol tanpa berhenti yang bakal diterapkan di Indonesia akan menggunakan sistem MLFF atau multi lane free flow (MLFF). Sistem ini memungkinkan transaksi pembayaran tol dilakukan saat kendaraan sedang melaju. Artinya, tidak ada lagi transaksi di pintu tol. Untuk tahap awal, kemungkinan sistem transaksi tol tanpa berhenti ini diterapkan di Jabodetabek.

Related

News 1345499817347099954

Recent

item