Viral Sidik Jari Netizen Rusak Usai Iris Bawang, Kok Bisa?

Viral Sidik Jari Netizen Rusak Usai Iris Bawang, Kok Bisa?

Seorang pengguna TikTok memperlihatkan sidik jarinya yang rusak usai memotong bawang. Ia menyebut dirinya terpapar penyakit pompholyx.

"Dari yang asalnya bintik-bintik kecil kutu air yang cuma beberapa biji malah jadi banyak dan sebagian mengering dan mengelupas," tulisnya dalam video TikTok yang diunggah ke akun @emakemakmicin. 

Mengutip berbagai sumber, pompholyx merupakan penyakit kulit yang ditandai dengan munculnya lepuhan kecil berisi cairan. Lepuhan ini utamanya muncul di sisi jari tangan, telapak tangan, dan telapak kaki.

Pada umumnya, lepuhan dapat bertahan selama tiga minggu. Penyakit ini biasa disertai gejala gatal parah dan rasa terbakar pada area yang terpapar.

Bila tidak ditangani dengan baik, penderita pompholyx bisa terserang infeksi bakteri akibat menggaruk area kulit yang terkena lepuhan. Infeksi ditandai dengan luka lepuh yang mengeluarkan nanah, atau tertutupi kulit yang mengeras.

Dalam video yang sudah disukai lebih dari 100 ribu pengguna ini, @emakemakmicin menjelaskan jarinya terasa perih saat terkena sabun atau sampo. Ia pun mengganti merek detergen dan sabun yang biasa digunakan.

Lama-lama, gejalanya semakin membaik. Namun, ketika ia mengiris bawang, penyakitnya ternyata kambuh lagi dan mulai muncul titik-titik lepuhan yang menimbulkan gatal pada sidik jarinya.

"Pas aku masak lagi, motong bawang, tiba-tiba kambuh lagi gatel-gatelnya dan muncul lagi si kutu air yang keroyokan itu. TERNYATA AKU JADI SENSITIF SAMA BAWANG," ujarnya melalui video.

Bahkan, bintik-bintik kecil tersebut mulai merambat ke tiga jari lain dalam kurun waktu empat bulan. Tetapi, kondisi tersebut terlihat semakin membaik sejak sang pengguna TikTok mulai menggunakan sarung tangan saat memasak agar jarinya terlindungi dari bawang.

"Sekarang kalau mau masak jadi harus perlindungan begini karena kena bawang dikit juga langsung muncul lagi tuh gejalanya," ujarnya.

Usai mengunggah video tersebut, @emakemakmicin kaget karena videonya menerima banyak komentar dari orang-orang yang juga mengalami penyakit pompholyx. Mereka pun ikut bercerita tentang pengalaman mereka dalam menghadapi penyakit kulit tersebut.

"Aku enggak nyangka VT [video TikTok] aku bakal ramai banget tapi semoga semua sharing pengalaman kalian itu bisa membuat masyarakat lebih aware lagi terhadap pompholyx," katanya dalam video Tiktok yang ia unggah terpisah sehari setelah video sebelumnya.

Ia mengaku awalnya mengira penyakit tersebut tidak bersifat serius dan akan hilang dengan sendirinya. Namun seiring waktu, gejalanya semakin parah. Ia pun memutuskan untuk membagikan ceritanya menghadapi penyakit tersebut selama empat bulan sebelum sembuh total.

"Aku sendiri enggak ke dokter tapi aku observasi sendiri selama kurang lebih empat bulan sampai aku sembuh total. Aku memang cuma terpicu oleh bawang doang. Tetapi untuk teman-teman yang lain aku lihat di kolom komen ternyata beda-beda ya," kata @emakemakmicin.

Perlu diketahui, penyakit kulit satu ini tak bisa sembuh total. Orang yang terkena penyakit tersebut hanya bisa menghindari pemicunya agar tidak kambuh. Pengobatan hanya bermanfaat untuk mengatasi gejala yang muncul.

"Jadi memang sebenarnya obatnya untuk menghindari pemicunya," lanjutnya.

Related

News 4461550478436261768

Ads

Topic

Recent

item