Panduan Memahami, Mengenali, dan Mencegah Kanker Payudara

Panduan Memahami, Mengenali, dan Mencegah Kanker Payudara

Naviri.Org - Kanker payudara merupakan bentuk kanker yang paling ditakuti oleh kaum wanita, karena yang sering terserang memang kaum wanita. Apabila ditemukan setelah tingkat lanjut, maka akan dapat menyebabkan kematian. Sedangkan apabila ditemukan semenjak dini, maka biasanya akan masih dapat disembuhkan.

Berikut ini adalah sekelumit tentang kanker payudara yang perlu Anda ketahui.

Siapa saja yang berisiko kena kanker payudara:
  1. Wanita yang telah berusia lanjut.
  2. Wanita yang telah menderita kanker dari salah satu payudaranya.
  3. Wanita dengan riwayat keluarga menderita kanker payudara, semisal ibu, kakak, atau bisa pula bibi.
  4. Wanita yang belum pernah hamil.
  5. Wanita yang memiliki anak pertama setelah berusia 30 tahun.
  6. Wanita dengan riwayat penyakit payudara lain.

Tanda-tanda yang harus diperhatikan:
  1. Benjolan yang tidak terasa sakit pada payudara.
  2. Warna merah yang terus-menerus di sekitar puting susu.
  3. Puting susu berdarah atau mengeluarkan cairan yang tidak wajar.
  4. Kulit payudara berubah menjadi bengkak dan berkerut serta ada lekukan.
  5. Puting susu tertarik ke dalam payudara. 
  6. Sebagian besar benjolan atau perubahan dari payudara adalah bukan karena kanker, tetapi penting sekali untuk segera memeriksakan ke dokter apabila ditemukan salah satu dari tanda di atas.

Apa saja yang dapat Anda lakukan:

Periksalah payudara Anda secara rutin. Sebagian wanita tidak menyukai cara ini, tetapi cara ini tidak menimbulkan rasa sakit, cukup sederhana dan mungkin akan dapat menyelamatkan nyawa Anda. Jika Anda tidak menyenangi cara ini, pikirkan saja kalau cara ini adalah sebagai cara sehat untuk lebih mengenali tubuh Anda sendiri.

Tahap-tahap pertama:
  1. Lihatlah perubahan bentuk payudara Anda di depan kaca atau cermin yang jelas.
  2. Mula-mula, letakkanlah kedua lengan Anda di samping badan.
  3. Kedua lengan lalu diangkat di atas kepala.
  4. Kedua tangan ditekan kuat di atas pinggul dan tegangkan otot dada. Pada setiap posisi, putarlah badan dari sisi satu ke sisi yang lain dan perhatikan.
  5. Perhatikan perubahan dalam bentuk dan besarnya payudara Anda.
  6. Perhatikan perubahan pada puting susu Anda.
  7. Perhatikan perubahan pada kulit payudara, misalnya adanya lekukan-lekukan tertentu.

Tahap-tahap kedua:
  1. Rasakanlah perubahan dengan cara berbaring.
  2. Letakkan bantal kecil di bawah bahu kanan.
  3. Letakkan lengan kanan Anda di bawah kepala. Gunakan tangan kiri Anda untuk memeriksa payudara sebelah kanan. Ratakan jari-jari Anda secara mendatar untuk merasakan adanya benjolan atau penebal yang mungkin ada.
  4. Mula-mula, periksa lipatan lengan. Kemudian mulai dari batas luar payudara dan rasakan seluruh payudara dengan gerakan lingkaran-lingkaran kecil.
  5. Akhirnya, periksa bagian bawah puting susu.

Tahap-tahap ketiga:
  1. Perhatikan tanda-tanda perdarahan atau keluarnya cairan dari puting susu Anda.
  2. Perlahan-lahan, pencet puting susu dan lihat apakah ada darah atau cairan yang keluar.

Tahap-tahap keempat:
  1. Ulangi cara yang sama untuk payudara yang sebelah kiri.
  2. Kali ini, bantal harus berada di bawah bahu kiri.
  3. Letakkan tangan kiri Anda di bawah kepala dan gunakan tangan kanan untuk memeriksa payudara sebelah kiri.
  4. Ingatlah untuk selalu memeriksa puting susu. Apabila terdapat satu tanda dari penjelasan di atas, segeralah untuk memeriksakan ke dokter.
  5. Tidak perlu khawatir, karena sebagian besar benjolan yang terdapat di payudara bukanlah kanker. Tetapi apabila ternyata kanker, maka temukanlah sedini mungkin dan obati seawal mungkin, sehingga kemungkinannya untuk sembuh total bisa lebih besar.
  6. Periksalah payudara Anda sekali setiap bulan, kira-kira satu minggu setelah menstruasi lagi. Anda bisa memilih tanggal yang tetap untuk memeriksanya, misalnya setiap tanggal 1 tiap bulan.

Baca juga: 14 Mitos Kanker Payudara dan Penjelasannya

Related

Health 6953622321416047854
item