100 Tahun Lagi, Manusia Harus Meninggalkan Bumi

100 Tahun Lagi, Manusia Harus Meninggalkan Bumi

Naviri.Org - Ada film bagus garapan sutradara Christopher Nolan, berjudul Interstellar. Film itu mengisahkan kehidupan bumi yang sudah sangat memprihatinkan, tidak ada kehidupan yang layak dijalani, dan umat manusia telah sampai di ambang kepunahan. Karena kenyataan itu, ilmuwan NASA pun mengembangkan pesawat yang mampu membawa manusia ke luar angkasa, untuk mencari tempat tinggal baru yang lebih layak dari bumi, untuk ditempati koloni manusia.

Kisah dalam Interstellar bisa jadi benar-benar akan kita alami. Di masa yang akan datang, bumi yang kita tinggali akan rusak parah, hancur dan binasa, hingga mau tak mau kita harus pindah ke tempat lain (di luar bumi) jika masih ingin melanjutkan kehidupan.

Saat ini, bumi sudah menjadi tempat yang tak ramah. Populasi manusia yang terus meningkat menjadikan lahan-lahan baru dibuka untuk pemukiman, meski harus membabat hutan dan persawahan. Tingginya polusi mencekik udara, mengotori tanah dan air, hingga manusia mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Sementara itu, sampah menggunung di mana-mana, menghadirkan kekotoran dan limbah.

Semua itu masih ditambah dengan ancaman perang nuklir yang bisa terjadi sewaktu-waktu, atau—kalau lebih apes—akan datangnya asteroid raksasa yang akan menghantam bumi.

Dengan semua kondisi semacam itu, Stephen Hawking pun menyarankan agar manusia harus meninggalkan bumi, setidaknya dalam 100 tahun mendatang.

Fisikawan dan kosmolog, Stephen Hawking, mengungkapkan 100 tahun ke depan bisa jadi adalah masa paling berbahaya bagi planet tercinta ini. Menurutnya, masa depan akan semakin mengkhawatirkan di masa-masa itu. Ia pun menyarankan manusia untuk pergi meninggalkan Bumi 100 tahun lagi.

Berbahayanya Bumi di masa itu ia yakini akan disebabkan perang nuklir, wabah virus buatan, dan pemanasan global. Selain itu, ia juga mempertimbangkan hantaman asteroid dan populasi yang berlebih.

Hawking membuat sebuah dokumenter bersama BBC dengan judul 'Expedition New Earth', di mana Hawking akan mencari tahu tentang kehidupan di luar Bumi. Hawking mengklaim, manusia harus memulai peradaban baru di planet lain dalam 100 tahun mendatang, meski menurutnya akan sulit untuk membuatnya berkelanjutan.

Dalam dokumenter itu, Hawking beserta muridnya, Christophe Galfard, akan pergi mengelilingi dunia, mempelajari apa saja yang diperlukan manusia untuk hidup di luar Bumi.

Seratus tahun memang masih sangat lama, tapi tidak ada salahnya manusia mulai berbenah dan mendengarkan saran Stephen Hawking. Benarkah masa depan manusia itu di luar Bumi?

Baca juga: Nasib Bumi dan Ambang Kepunahan Manusia

Related

Insight 6007043678579532172

Recent

Hot In The Week

100 Artis Tercantik Indonesia Saat Ini

Naviri.Org - Ada banyak sekali artis wanita di Indonesia, khususnya artis musik, juga artis film dan sinetron. Selama bertahun-tahun, du...

item