Kasus Kematian Brigadir J: Susno Duadji Minta Bharada E Dilindungi dengan Ketat

Kasus Kematian Brigadir J: Susno Duadji Minta Bharada E Dilindungi dengan Ketat

Bhayangkara dua Richard Eliezer alias Bharada E menguak sejumlah fakta terkait tewasnya Brigadir Yosua. Fakta yang dibuka Bharada E menyeret Irjen Ferdy Sambo menjadi salah satu tersangka pembunuhan Brigadir Yosua. 

Kapolri telah menetapkan Irjen Ferdy Sambo alias FS sebagai tersangka pembunuhan terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat tadi malam Selasa (9/8/2022). Setelah Bharada E membuka sejumlah fakta dan Irjen Ferdy Sambo berstatus tersangka, Susno Duadji memberikan permintaan tegasnya. 

Dalam tayangan Kompas TV yang dipandu presenter Aiman, Selasa 9 Agustus 2022 malam, Susno Duadji meminta perlindungan terhadap Bharada E karena menjadi Justice Collaborator. 

Susno Duadji, mantan Kabareskrim Polri 2008-2009 meminta perlindungan pada Bharada E harus super ketat. 

“Segera lindungi Bharada E, mulai malam ini,” tutur Susno Duadji yang berbincang seusai Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengumumkan Irjen Pol Ferdy Sambo sebagai tersangka. 

Komjen Pol (Purn) Susno Duadji mengusulkan juga harus waspada AC (air conditioner) atau pendingin udara di dalam ruang tahanan Bharada E. Bukan hanya pengamanan fisik, tetapi Susno mengingatkan sampai masalah makanan dan AC. Sebab dikhawatirkan ada zat beracun mengalir melalui AC. 

"Makanan dan AC untuk Bharada E harus dijaga mulai sekarang," ujar Susno. 

Respons LPSK 

Melihat begitu pentingnya kesaksian Bharada E kelak di pengadilan membuat Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) RI tak mau ambil resiko dengan menjaga keselamatan Bharada E. 

Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) RI, Maneger Nasution, dalam siaran Kompas.TV pada Rabu (9/8/2022) malam mengatakan LPSK akan menyuplai makanan untuk Bharada E. 

"Pengalaman kita makanan perlu kita jaga. Kita antisipasi (Bharada E diracun). Bagi kami lebih baik sedia payung sebelum hujan," ujarnya. 

Maneger Nasution mengatakan setelah penasihat hukum Bharada E ingin kliennya menjadi justice collaborator maka pihaknya langsung bertemu Bareskrim Polri dan menyampaikan perlindungan segera untuk Bharada E. 

"Kami sampaikan bahwa negara harus melindungi Bharada E. Ini saksi sangat penting karena itu harus dijamin keselamatannya. Juga makanannya harus dijaga," ujar Maneger. 

Kata Mahfud MD, Bharada E Bisa Bebas 

Sementara itu, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Kemananan (Menko Polhukam) Mahfud MD dalam konferensi pers tadi malam menegaskan telah meminta Polri memberikan perlindungan kepada Bharada E agar selamat dari penganiayaan atau dari racun. 

"Pendampingan dari LPSK diatur sedemikian rupa agar nanti sampai ke pengadilan dan memberikan kesaksian apa adanya yang mungkin saja kalau dia menerima perintah bisa saja bebas tapi pelaku dalam kasus ini tidak mungkin bebas," kata Mahfud MD. 

Mahfud MD mengatakan perlindungan kepada Bharada E menjadi penting karena merupakan satu kunci pengungkapan kasus yang mendapat sorotan publik tersebut. 

Dengan adanya perlindungan, Bharada E bisa memberikan keterangan dalam penyidikan dan kesaksian di pengadilan. 

Related

News 7327503906331849112

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item