Ini Penyebab Kita Merasa Cemburu

 Ini Penyebab Kita Merasa Cemburu

Naviri.Org - Yeah, namanya juga cinta—wajar, kan, kalau cemburu? Tetapi, sesungguhnya, persoalannya tidak sesederhana itu. Cemburu biasanya lebih terkait dengan seseorang yang takut kehilangan sesuatu yang ia yakini bisa dikontrol atau dimiliki, daripada sekadar dicintai.

Apakah ini masih terdengar membingungkan? Jadi, perasaan cemburu itu sesungguhnya bukan berdasarkan karena orang yang kita cemburui, tetapi lebih karena diri kita sendiri. Uh, apakah ini jadi malah terdengar makin membingungkan...?

Bayangkan ilustrasi ini. Kau dan cewekmu memasuki sebuah swalayan, dan saat kalian tengah asyik melihat-lihat rak buku di salah satu counter, cewekmu bertemu dengan cowok yang dikenalnya namun tidak kaukenal. Lalu cewekmu terlihat ngobrol asyik dengan cowok itu, seolah mereka sahabat yang telah lama tidak ketemu. Apakah kau cemburu...?

Jika jawabannya ya, maka yang terjadi sesungguhnya adalah ini. Kau tidak merasa yakin dengan dirimu sendiri, sehingga secara tidak sadar kau berpikir kehadiran cowok asing itu sebagai suatu ancaman bagi hubunganmu dengan cewekmu. Kalau boleh jujur, bukankah sesungguhnya itu yang terjadi?

Sekarang bayangkan kalau kau merasa yakin terhadap dirimu sendiri. Kau mendapati kejadian seperti di atas dan kau benar-benar merasa yakin cewekmu tidak akan meninggalkanmu hanya karena cowok itu. Apa yang kaurasakan? Kau akan menghadapi hal itu dengan wajar—tanpa perasaan cemburu—karena keyakinan dirimu atas diri sendiri mengalahkan kemungkinan kecurigaanmu.

Begitu pula halnya dengan cewek, kan? Cewek yang mudah merasa cemburu terhadap cowoknya sesungguhnya adalah cewek yang tidak yakin terhadap dirinya sendiri, sehingga mudah merasa curiga, cemburu dan marah-marah kalau melihat cowoknya berdekatan atau terlihat akrab dengan cewek lain. Tetapi ketika seorang cewek merasa yakin atas dirinya sendiri, dia tidak akan mudah cemburu—atau setidaknya relatif tidak cemburuan—karena keyakinan dirinya akan dapat menepiskan setiap rasa curiga.

Ya, ya, ini memang terdengar lebih mudah dalam teori tapi lebih sulit dalam prakteknya. Dalam prakteknya, siapa yang tidak cemburu kalau melihat cowoknya asyik dengan cewek lain? Atau, siapa yang tidak ngamuk kalau melihat ceweknya asyik berciuman dengan cowok lain? (Ya iyalah!).

Di dalam kecemburuan, cewek biasanya lebih terbuka mengungkapkan perasaan cemburunya terhadap pasangannya, sementara cowok biasanya lebih suka memendamnya. Kau tahu sendirilah kalau cowokmu lagi cemburu. Mukanya jadi mirip unta, ngomongnya tidak nyambung, dan apa saja jadi terlihat salah di matanya.

Begitu pula halnya dengan objek penyalahan atas kecemburuan itu. Ketika seorang cewek merasa cemburu terhadap pasangannya, dia cenderung menyalahkan dirinya sendiri, sementara cowok cenderung menyalahkan pihak ketiga jika merasakan perasaan cemburu (kenapa cowok sialan itu harus ada di sini?!).

Apapun yang terjadi dan bagaimanapun yang menjadi reaksi kita, tentu saja cemburu tetap dibutuhkan dalam suatu hubungan karena setidaknya perasaan cemburu ini akan semakin mempererat rasa saling memiliki. Tetangga dari nenekmu yang bersahabat dengan sepupumu yang berkawan akrab dengan mantan pacarmu ketika kau masih pacaran dengan orang yang kini sudah tidak lagi berhubungan denganmu, mengatakan, “Cemburu adalah bumbunya cinta.” Tetapi terlalu cemburu atau terlalu mudah cemburu juga bikin kepala mau pecah, kan?

Karenanya, dibutuhkan keyakinan atas diri sendiri itu tadi—yakni bahwa kau percaya dan selalu percaya pada pasanganmu bahwa dia tidak akan meninggalkanmu hanya gara-gara munculnya seorang cewek atau kehadiran seorang cowok lain.

Apa yang disebut sebagai “keyakinan atas diri sendiri” itu sebenarnya juga bukan sesuatu yang dapat berdiri sendiri. Karena sekuat dan sehebat apapun seseorang merasa yakin dengan dirinya sendiri, dia tetap saja akan cemburu atau mudah cemburu jika tidak ditunjang dengan keyakinan dan rasa percaya terhadap pasangannya.

Jadi, apakah untuk menepiskan perasaan cemburu dan agar pasangan kita tidak mudah cemburuan, berarti kita juga perlu membangun rasa saling percaya dan bahwa kita akan saling setia...? Bingo!

Baca jua: Ini Penyebab Cewek Sangat Emosional

Related

Relationship 7534150811970314711

Recent

item